Anies mengaku tak tahu ada pejabat terima Rp 10 T soal reklamasi
Anies mengaku tak tahu ada pejabat terima Rp 10 T soal reklamasi. Dugaan pejabat pemerintah menerima uang Rp 10 triliun itu sebelumnya diucapkan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais.
Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Rasyid Baswedan mengaku tidak mengetahui pejabat pemerintah penerima uang Rp 10 triliun untuk memperlancar proyek reklamasi teluk Jakarta. Dugaan pejabat pemerintah menerima uang Rp 10 triliun itu sebelumnya diucapkan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais.
"Saya enggak tahu," singkat Anies di Masjid Syarief Hidayatullah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (19/5).
Seperti diketahui dalam pidatonya di sebuah seminar yang bertajuk 'Setop Reklamasi Teluk Jakarta' Amien Rais mengaku mendapat kabar ada pejabat pemerintah yang menerima uang sebesar Rp 10 triliun dari pengembang untuk memuluskan proyek reklamasi Teluk Jakarta.
"Ini jelas Podomoro ya sudah membuat iklan di Hong Kong, katanya ada pejabat kita yang dapat Rp 10 triliun," kata Amien dalam seminar dengan tema 'Stop Reklamasi Teluk Jakarta' di ruang KK I gedung DPR, Senayan, Selasa (16/5).
Untuk itu dirinya berharap agar proyek besar reklamasi tersebut harus segera dimoratorium. Karena reklamasi hanya menguntungkan segelintir pihak yakni para pengembang.
"Secara logis untuk kepentingan bangsa, ini harus kita hentikan bersama-sama," tegas Amien.
Baca juga:
Peneliti LIPI: Program Anies-Sandi idealnya masuk RPJMD 2018
Anies-Sandi kirim surat ke Djarot untuk silaturahmi
Djarot tak mau lagi komentari rencana Anies soal pulau reklamasi
Ini tanggapan Tim Anies Giant Sea Wall dan reklamasi dikait-kaitkan
Djarot akan konsultasi dengan Kemendagri dan DPRD soal program Anies
Anies irit bicara ditanya soal pulau reklamasi tak akan dibongkar
Anies maklumi jika investor reklamasi Jakarta tempuh jalur hukum