LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Anies ke anggota PPI: Bangun jaringan luas saat belajar di luar negeri

Anies ke anggota PPI: Bangun jaringan luas saat belajar di luar negeri. Anies menyampaikan pesan kepada peserta yang ingin studi keluar negeri. Dia berpendapat bahwa belajar di luar butuh stamina dan ikhtiar yang kuat. Terutama mengumpulkan bekal untuk dibawa ke tanah air.

2018-03-10 10:55:51
Anies Baswedan
Advertisement

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara Sarasehan Nasional Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia 2018 di gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Jakarta. Anies tiba di lokasi pukul 09.41 WIB.

Kedatangan mantan Mendikbud ini sontak disambut tepukan para peserta. Anies pun diminta memberikan sambutan. Dalam pidatonya Anies menyapa para anggota Persatuan Pelajar Indonesia (PPI).

"Alhamdulillah saya senang sekali bisa ketemu lagi dengan teman-teman muda anggota PPI dan calon anggota PPI," kata Anies di lokasi, Sabtu (10/3).

Advertisement

Anies menyampaikan pesan kepada peserta yang ingin studi keluar negeri. Dia berpendapat bahwa belajar di luar butuh stamina dan ikhtiar yang kuat. Terutama mengumpulkan bekal untuk dibawa ke tanah air.

"Belajar di luar negeri tentu baik tetapi baik kalai kita berangkat dengan kesadaran, bawa belajar di luar mengumpulkan bekal, untuk dibawa ke Indonesia," ucapnya.

Mantan rektor universitas Paramadina ini juga meminta bagi para pelajar mengambil bidang yang belum pernah dipelajari. Serta perluas jaringan dengan mahasiswa luar negeri.

Advertisement

"Bangun network yang luas, jangan di sana berteman nya dengan teman-teman yang ada di Jakarta, Indonesia. Nanti anda terisolasi," imbuh Anies.

"Kalau Indonesia saja, maka nanti enggak tumbuh tuh untuk anda skill internasional, kikuk nanti kalo ketemu orang, bertemanlan dengan mereka yang lintas bangsa," tambahnya.

Anies yang pernah studi di luar negeri ini juga mengingatkan bahwa ketika pulang ke Indonesia para pelajar tak menguasai bahasa asing, itu merupakan 'dosa' dan kesalahan.

"Kalau sampai anda datang ke sana dan pulang ke sini anda pulang ke sini berdosa kalau enggak bisa bahasa (asing), kalau tidak anda berdosa. Bukan dosa dalam agama tetapi salah anda," ujar Anies.

Baginya belajar di luar negeri adalah hal baik dan tidak buruk. Namun bila tak punya kesempatan itu bukanlah akhir dunia. Sebab, di Indonesia pelajar dapat memperoleh ilmu yang dicapai asal ada kemauan yang kuat. Dia pun mencontohkan Presiden pertama Indonesia Soekarno.

"Belajar keluar is good is not bad, tetapi ketika anda tidak ada kesempatan untuk is not end of the world. Bung karno pernah enggak belajar keluar negeri? Yang pernah di luar negeri Bung Hatta, Bung Syahrir. Tetapi (Bung Karno) bisa bahasa Belanda, karena belajar di sini," tukas Anies.

Lebih lanjut, Anies menitipkan pesan bagi para pelajar yang studi luar negeri, untuk merekam gambaran universitas nya, perpustakaannya. Lalu dikirim kepada guru guru yang telah mendidiknya dan mengucapkan terima kasih sehingga bisa menembus kancah Internasional.

"Itu dari saya sekali lagi selamat workshop Sarasehan, Insya Allah anda (pelajar) bisa melampaui apa yang anda cita citakan," pungkasnya.

Forum ini juga dihadiri Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Pati Djalal dan Direktur Kebudayaan Kemendikbud Hilman Farid. Tampak pula, Pembawa acara Andy F Noya.

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.