Anies Ingatkan Pengelola Gedung Tertib Gunakan Aplikasi Pedulilindungi
Satu contoh dari beberapa laporan yang diterima Anies, banyak pengunjung tempat hiburan seperti mall tidak melakukan scan aplikasi Pedulilindungi secara tertib. Seperti, dalam satu kelompok terdiri 5 orang, namun hanya 3 orang saja melakukan scan.
Pengelola gedung di Jakarta diwajibkan tertib menggunakan sistem Pedulilindungi. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai saat ini banyak tempat usaha yang mulai abai ketertiban dalam penggunaan aplikasi Pedulilindungi.
"Banyak tempat mulai kendor. Semua fasilitas harus kembali mendisiplinkan kalau orang masuk scan, orang keluar scan, sehingga masyarakat merasa aman," ucap Anies di Balai Kota, Kamis (25/11).
Satu contoh dari beberapa laporan yang diterima Anies, banyak pengunjung tempat hiburan seperti mall tidak melakukan scan aplikasi Pedulilindungi secara tertib. Seperti, dalam satu kelompok terdiri 5 orang, namun hanya 3 orang saja melakukan scan.
Kondisi tersebut, menurut Anies tidak ada penertiban dari pihak manajemen gedung.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga menekankan sistem Pedulilindungi yang eror tidak dijadikan sebagai permisif masyarakat tidak melakukan scan.
"Ada juga yang tempat-tempat yang aplikasi tidak jalan, sistem down, ya jangan (diberi akses masuk bagi pengunjung) sistemnya harus berfungsi dulu," tandasnya.
Baca juga:
Luhut: Aplikasi PeduliLindungi Berkembang Pesat, Telah Digunakan 170 Juta Kali
Kemenkes: Check in PeduliLindungi Penting untuk Pelacakan Covid-19
PeduliLindungi Identifikasi 18.394 Data Positif Dalam Sebulan
Punya Keluhan Soal Aplikasi PeduliLindungi, Warga Bisa Mengadu Via WA 081110500567
Alami Kendala Saat Pemeriksaan Syarat Naik KRL, KAI Sarankan Lakukan ini
Grab dan PeduliLindungi Berintegrasi, DorongUpaya Pencegahan Gelombang Baru