Anies harap Idul Fitri jadi mempererat masyarakat sebangsa agar lebih baik
Menurut Anies momen ini merupakan pesan untuk selalu rendah hati dan tawadu dalam menjaga persatuan.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memaknai Hari Raya Idul Fitri bukan hanya kembali ke fitrah masing-masing pribadi. Namun juga pada bangsa agar semakin bersatu, menghormati dan menghargai.
"Ini adalah momen bagi kita untuk kembali ingat kita sebangsa dan senegara dan ingin sama-sama bangun bangsa lebih baik," ujar Anies, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (15/6).
Selain itu, Anies juga mengingatkan bahwa Kota Jakarta milik semua. Karenanya, dia kembali mengajak untuk semua pihak saling mengingatkan, menghargai, menghormati dan lebih mau memberi kesempatan yang sama kepada semua orang.
"Bagi warga Jakarta, sepuluh koma satu juta warga tinggal di kota ini. Lima koma delapan juta kemarin pulang tinggalkan Jakarta, lebih dari separuh tinggalkan Jakarta ini ingatkan kita bahwa kota ini milik semuanya, bukan milik kita saja, semua berbondong-bondong datang ke Jakarta untuk dapatkan kehidupan yang lebih baik. Mudah-mudahan jadi refleksi," tuturnya.
Anies mengatakan, tradisi saling memberikan ucapan permohonan maaf ketika memasuki bulan Syawal setelah bulan Ramadan sendiri merupakan tradisi unik hanya ada di Indonesia.
Menurut Anies momen ini merupakan pesan untuk selalu rendah hati dan tawadu dalam menjaga persatuan.
"Di saat satu bulan kita mencoba meningkatkan derajat ketakwaan, meninggikan derajat ketakwaan, di ujung kita merendahkan diri kita, hati kita, untuk bermaafan pada sesama," katanya.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu pun tak lupa untuk mengucapkan permohonan maaf serta selamat hari raya Idul Fitri yang dirayakan pada hari ini.
"Lebaran dulu kita, saya ucapkan selamat hari raya Ied 1 Syawal 1439, dan ucapkan mohon maaf lahir batin," ucap Anies.
Baca juga:
M Taufik soal Anies teken Pergub Reklamasi: Enggak langgar janji kampanye dong
Anies terbitkan Pergub pengelolaan reklamasi
Anies akan salat Ied di Istiqlal, Sandi di Balai Kota
Dapat kiriman parsel, Sandiaga koordinasi dengan KPK
Pertama kalinya copot 3 Kepala dinas, Sandi bilang 'ini adalah permulaan'
Lepas pemudik Lebaran, Sandiaga ingatkan soal 3A
Pemprov DKI tak buka open house, Sandi bilang 'tak ada kewajiban setor muka'