LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Anies Geram Ada Pihak Cari Untung Saat Tabung Oksigen Langka

Anies menyebut, mereka yang tega menyelundupkan tabung oksigen impor sebagai pelaku kejahatan kemanusiaan. Dia berharap kepolisian benar-benar mengusut kasus ini.

2021-07-27 13:32:54
Anies Baswedan
Advertisement

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, geram mengetahui sejumlah orang mencari keuntungan saat tabung oksigen langka di pasaran. Kebutuhan tabung oksigen memang meningkat drastis bersamaan kasus Covid-19 terus meningkat.

"Orang-orang yang mencari keuntungan dengan cara-cara ilegal di saat ribuan orang membutuhkan," kata Anies Baswedan ketika menerima tabung oksigen hasil sitaan di Jakarta, Selasa (27/7).

Anies menyebut, mereka yang tega menyelundupkan tabung oksigen impor sebagai pelaku kejahatan kemanusiaan. Dia berharap kepolisian benar-benar mengusut kasus ini.

Advertisement

Para pelaku, katanya, tidak memiliki empati kepada warga yang terpapar COVID-19. Termasuk para petugas medis dan petugas lapangan yang bekerja mengendalikan penularan Covid-19.

"Biar mereka sadar bahwa tindakan ini memalukan sampai anak cucu nanti. Kalau petugas medis, petugas keamanan itu kebanggaan keluarga, tapi penyelundup ini memalukan," ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Anies mendorong semua pihak untuk bersama-sama membantu penanggulangan Covid-19. Termasuk bagi mereka yang memiliki akses cepat mendapatkan kebutuhan bagi pasien COVID-19.

Advertisement

"Saya menganjurkan kepada semua yang punya jejaring untuk importasi, untuk mendapatkan obat dengan harga terjangkau, jadilah pahlawan kepada saudara sebangsa," imbuh Anies.

Di sisi lain, Anies mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat, Bea Cukai dan pihak terkait lainnya yang mengungkap praktik curang tersebut.

"Kepada Polda Metro Jaya dan seluruh jajaran terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya," ucapnya.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Pusat menggagalkan penyelundupan tabung oksigen impor dengan modus memalsukan jenis barang sebanyak 166 tabung.

Diperkirakan dari 166 tabung oksigen itu, 138 tabung di antaranya yang masih layak setelah sebelumnya diperiksa Kementerian Kesehatan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran pihak Bank Negara Indonesia (BNI) bersedia membayar 138 tabung oksigen berukuran satu meter kubik tersebut, selanjutnya tabung medis itu disumbangkan ke Pemprov DKI Jakarta.

Baca juga:
Pemprov DKI Segera Salurkan Tabung Oksigen Sitaan ke Puskesmas
Pemprov DKI Dapat Bantuan 138 Tabung Oksigen Ilegal Hasil Sitaan Polisi
Lakukan Peninjauan, KSP Sebut Pasokan Oksigen Medis di Tangsel Mencukupi
Indonesia PASTI BISA Jaga Oksigen Galang Dana Lebih USD 1 juta untuk Bantu RS
Menko Muhadjir Minta Perusahaan Pinjamkan Dulu Tabung Oksigen untuk Pasien Covid-19
Penimbun Obat dan Alat Medis di Taman Sari Nekat Ubah Pemadam Api Jadi Tabung Oksigen
Gubernur Bali Sebut Ketersediaan Oksigen untuk Pasien Covid-19 Masih Terpenuhi

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.