LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Anies Gambarkan Situasi Jakarta: Seperti Atap Rumah Bocor, Lubangnya Sudah Ditambal

Dalam konteks tersebut, dia menjelaskan, Pemprov DKI tidak hanya berupaya untuk menyiapkan wadah untuk menampung air yang masuk. Melainkan juga berupaya untuk menambal kebocoran.

2021-07-26 20:33:10
Anies Baswedan
Advertisement

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggambarkan kasus Covid-19 di DKI Jakarta dengan analogi rumah yang atapnya bocor ketika hujan deras.

Dalam konteks tersebut, dia menjelaskan, Pemprov DKI tidak hanya berupaya untuk menyiapkan wadah untuk menampung air yang masuk. Melainkan juga berupaya untuk menambal kebocoran.

"Kemarin kita siapkan tempat untuk menampung kebocorannya itu, yaitu dengan ada pasang ember, diperluas embernya, tapi juga harus menambal lubangnya," katanya di Jakarta, Senin (26/7).

Advertisement

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyatakan, jika melihat situasi sepekan terakhir, maka bisa dikatakan bahwa DKI sudah menambal lubang.

"Fakta seminggu terakhir ini menunjukkan bahwa lubangnya sudah ditambal," ungkap dia.

"Mengapa? jumlah orang yang terpapar Covid yang harus dirawat mengalami penurunan. harapannya nanti yang sekarang sedang dirawat bisa segera pulang, yang di ICU segera pulih, sehingga kita bisa menyaksikan kasus aktif makin hari makin sedikit," imbuh Anies.

Advertisement

Karena itulah, dia meminta seluruh warga Jakarta agar tidak pesimis. Fakta-fakta sudah menunjukkan, bahwa dengan kerja bersama situasi gawat akibat Covid-19 perlahan-lahan bisa diatasi.

"Jangan pesimis. Nyatanya kita bisa bersama-sama mulai menurunkan tingkat kegawatan situasi. minggu lalu, tiga minggu lalu, bulan lalu kita menyaksikan Jakarta menuju kondisi genting. Sekarang kita menyaksikan Jakarta mulai menjauhi kondisi genting itu," tegasnya.

"Ini artinya jangan lengah, jangan kendor. Jangan sampai gelombang perbaikan yang sekarang sudah mulai terasa Ini lalu Berhenti atau malah berbalik kemudian naik lagi. kenapa? karena kita lengah karena kita kendor karena kita tidak disiplin," tandas Anies.

Baca juga:
Anies Minta Jangan Lengah dan Kendor Saat Kasus Covid-19 di Jakarta Mulai Menurun
Epidemiolog Tegaskan Favipiravir Obat Keras, Khawatir Dijual Bebas Tanpa Resep
Keluarga Pengusaha Bantu Rp2 Triliun Bagi Warga Terdampak Pandemi di Sumsel
Anies soal Kasus Covid Turun jadi 64 Ribu: Masih Tinggi Dibanding Gelombang Pertama
Menkes Budi Akui Testing Covid-19 Turun saat Hari Libur
Tekan Kematian di Solo Raya & DIY, Pasien Berisiko Tinggi Diminta Diisolasi Terpusat
Anies Baswedan Ungkap Kondisi RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Saat Ini

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.