Anies: 'Dari Pendopo' Bukan untuk 2024, Tapi Publikasi Kebijakan Jakarta
Agar warga Jakarta mengetahui secara luas setiap kebijakan Pemprov, Anies memutuskan menyampaikannya melalui akun Youtube anies baswedan.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menampik akun Youtube Anies Baswedan dengan tanda pagar Dari Pendopo, sebagai alat politik jelang pemilihan Presiden 2024. Video tersebut dia ungkapkan sebagai wadah publikasi kebijakan-kebijakan Jakarta.
"Ini kaitannya dengan kebijakan kita di Jakarta," ucap Anies di TPU Utan Kayu, Jakarta Timur, Senin (13/12).
Anies menyampaikan, beragam kebijakan Pemprov DKI yang dia pimpin, memiliki latar belakang dan cerita masing-masing. Sehingga, sulit dijelaskan secara gamblang jika itu disampaikan melalui konferensi pers.
Agar warga Jakarta mengetahui secara luas setiap kebijakan Pemprov, Anies memutuskan menyampaikannya melalui akun Youtube anies baswedan.
"Di balik proses itu yang selama ini belum terceritakan keluar dan enggak bisa diceritakan doorstop, dan enggak bisa diceritakan konferensi pers juga, jadi karena itulah saya menyiapkan ini. Ini adalah cara saya untuk menceritakan proses itu semua," jelasnya.
Anies, membuka akun Youtube dengan nama anies baswedan sudah sejak 28 Agustus 2013. Hingga penghujung 2021, jumlah subscribers mencapai 88,9 ribu akun.
Baca juga:
Anies: Pemugaran Makam Sultan Aceh Harus Jadi Tradisi Menjaga Pejuang
Cerita Anies Soal Perubahan Kesetaraan di Kepulauan Seribu dengan Daratan Jakarta
Anies: Pembangunan JIS Bukan Hadiah Perusahaan, Kerja Besar dari Pajak Rakyat Jakarta
Transjakarta Siapkan Rute Menuju Jakarta International Stadium
Anies Baswedan Ajak Warga Gunakan Transportasi Umum ke JIS