Anies Baswedan Segera Umumkan Tarif Tiket MRT Februari
Anies menjelaskan, nantinya harga tiket publik juga bisa digunakan untuk kendaraan umum. Sehingga dalam satu tiket, warga bisa menggunakan seluruh moda transportasi.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menjelaskan saat ini pembahasan harga tiket kereta Mass Rapid Trasit (MRT) akan rampung. Rencananya pada Februari mendatang akan ditetapkan besaran tarif yang digunakan untuk menggunakan MRT tersebut.
"Insya Allah (Februari). Sudah sampai hampir akhir," kata Anies usai bertemu Wapres JK di kantor Wapres, Jalan Merdeka Utara, Jumat (25/1).
Anies menjelaskan, nantinya harga tiket publik juga bisa digunakan untuk kendaraan umum. Sehingga dalam satu tiket, warga bisa menggunakan seluruh moda transportasi.
"Ke mana saja. Nah itu yang menjadi tujuan akhir dari apa yang kita bicarakan," kata Anies.
Diketahui terdapat dua usulan yang saat ini mengerucut mengenai tarif tiket MRT Jakarta. Pertama adalah Rp 8.500 per 10 km. Komponen tarifnya Rp 1.500 sebagai biaya tetap ditambah Rp 700/km nya sebagai unit price/km. Kedua adalah Rp 10.000 per 10 km. Perbedaan dengan pilihan tarif sebelumnya terdapat pada komponen unit price/km nya yang ada di angka Rp 850/km.
Adapun subsidi yang harus digelontorkan Pemprov DKI untuk tarif Rp 8.500 sebesar Rp 365 miliar/tahun. Sedangkan tarif Rp 10.000 butuh biaya subsidi sebesar Rp 338 miliar.
Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
MRT Bina 16 UMKM Tersebar di 5 Stasiun, Ini Detailnya
Anies Ingin Depo MRT Fase 2 Multifungsi
PT MRT dan Kodam Jaya Teken Nota Kesepahaman Bantuan Pengamanan
Melihat Progres Terminal MRT Lebak Bulus yang Beroperasi Maret 2019
MRT Lakukan Studi Lokasi Depo Fase II
Bank Mandiri Girang Saat LRT MRT Beroperasi, Transaksi E-money Meningkat
Pemerintah Buka Peluang Serahkan Pengelolaan Moda Transportasi Jabodetabek ke DKI