Anies Baswedan Jajaki Kerja Sama Jakarta-Inggris untuk Capai Zero Emisi
Di sana, keduanya membayangkan untuk mengubah wajah Jakarta dari kota yang dulu didominasi macet dan berpolusi, menjadi perintis dalam penyediaan transportasi publik yang aman, nyaman, inklusif, dan berkelanjutan.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengadakan pertemuan dengan Anne-Marie Trevelyan, Presiden Dewan Perdagangan Britania Raya di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Rabu (23/2). Dia mengatakan, pertemuan itu membahas potensi kerja sama Jakarta dengan Inggris menyangkut bidang iklim.
"Kami tadi membahas potensi kolaborasi antara Jakarta dengan Inggris dalam berbagai program terkait iklim, apalagi Jakarta memiliki target untuk mencapai zero emisi pada tahun 2050. Diharapkan, dengan kolaborasi ini akan membuat Jakarta semakin menjadi kota yang berketahanan iklim," tulis Anies lewat akun Instagram pribadinya, Rabu (23/2).
Di sana, keduanya membayangkan untuk mengubah wajah Jakarta dari kota yang dulu didominasi macet dan berpolusi, menjadi perintis dalam penyediaan transportasi publik yang aman, nyaman, inklusif, dan berkelanjutan.
Upaya memermak tampang Ibu Kota, menurutnya sudah dikerjakan, mulai dari membuat regulasi, melakukan terobosan sistem transportasi terintegrasi melalui JakLingko.
"Dan kini kami juga melihat potensi elektrifikasi (mengubah dari energi berbasis fosil ke energi listrik) armada bus. Dalam pertemuan tadi juga Ibu Menteri mendukung dan antusias membahas potensi kerja sama tersebut," jelas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.
Bahas Peluang Kerja Sama PT MRT dengan Inggris
Anies juga menerangkan bahwa dalam pertemuan tadi, mereka pun membahas potensi kerja sama antara PT MRT Jakarta dengan Inggris, yakni terkait pembangunan rute Timur-Barat.
"Jakarta menyambut baik prakarsa potensi keterlibatan Inggris dalam bersama-sama membangun MRT Timur-Barat ini. Insya Allah, semua berjalan lancar," katanya.
Pertemuan yang dianggap Anies sebagai pertemuan produktif itu diakhiri dengan tur singkat menggunakan MRT dari Stasiun Bundaran HI menuju Stasiun Dukuh Atas dan mencicipi kopi Difabis di Terowongan Kendal.
Reporter: Yopi Makdori/Liputan6.com
(mdk/fik)