Anies Baswedan Imbau Warga DKI Tak Liburan ke Luar Kota di Akhir Tahun 2020
Anies mengingatkan, keluarga berperan penting dalam memutus rantai penularan Covid-19 di DKI Jakarta. Apalagi, saat ini, klaster keluarga mencatat penambahan kasus Covid-19 terbanyak.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau warga menahan diri untuk tidak liburan ke luar rumah atau ke luar kota pada akhir tahun 2020. Hal ini untuk menekan laju penularan Covid-19 selama libur akhir tahun 2020.
"Perlu bagi kita khususnya para keluarga di Jakarta untuk menahan diri tidak melakukan aktivitas liburan ke luar rumah, terlebih keluar dari Jakarta," katanya melalui siaran pers, Senin (21/12).
Anies mengingatkan, keluarga berperan penting dalam memutus rantai penularan Covid-19 di DKI Jakarta. Apalagi, saat ini, klaster keluarga mencatat penambahan kasus Covid-19 terbanyak.
Data tanggal 7 sampai 13 Desember 2020, ada 3.821 kasus Covid-19 di DKI Jakarta yang dikontribusi klaster keluarga.
"Jangan sampai liburan yang senangnya mungkin hanya sementara malah membuat orang-orang yang kita sayangi berisiko terpapar Covid-19 dan membuat mereka bahkan kita, terpisah karena harus menjalani isolasi ataupun dirawat karena Covid-19," pesan Anies.
Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP) Provinsi DKI Jakarta, Tuty Kusumawati, menyarankan agar keluarga mencari alternatif kegiatan berlibur di rumah saja ketimbang keluar rumah. Ada beberapa kegiatan yang bisa mengisi waktu libur akhir tahun 2020 di rumah, yakni memasak bersama keluarga, mengikuti tur virtual atau menghadiri festival seni budaya virtual.
"Perlu adanya hiburan pengganti berupa tontonan yang menarik bagi keluarga. Kalau boleh saran, yuk kita galang semua pihak untuk menghadirkan festival rakyat atau tur virtual yang dapat dinikmati seluruh anggota keluarga, bahkan di dalamnya (festival atau tur tersebut) kita bisa selipkan pesan-pesan untuk menjaga protokol kesehatan, sehingga hiburannya dapat pesannya juga dapat," pungkas Tuty.
(mdk/eko)