Akibat kulit kabel, pasukan Ahok 'tongkrongi' gorong-gorong 24 jam
Dinas Tata Air mengerahkan 1.400 petugas mengawasi gorong-gorong di seluruh Jakarta.
Sampah di gorong-gorong berupa kulit kabel yang mencapai 12 truk dituding menjadi penyebab banjir di kawasan Medan Merdeka Selatan. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok menuding ada sabotase dalam kasus ini.
Untuk mencegah kejadian terulang, Dinas Tata Air mengerahkan 1.400 petugas mengawasi gorong-gorong di seluruh Jakarta.
"Total pekerja harian lepas (PHL) kita ada 1.400 ini saya efektikan. Enggak mau kalah saya sama PPSU. PHL pompa 700 orang, satgas 700 orang. Itu kerja 24 jam dengan pembagian shift keliling Jakarta," kata Kepala Dinas Tata Air Teguh Hendrawan, di Balaikota, Rabu (2/3).
Teguh mendapat perintah langsung dari Ahok untuk membersihkan sampah di seluruh gorong-gorong yang ada di ibu kota. Dia berjanji terus melaporkan penemuan kulit kabel yang diduga sebagai bentuk sabotase, termasuk perkembangan penyelidikan dari Dirkrimsus Polda Metro Jaya. Hingga hari ini, jumlah truk yang mengangkut kulit kabel telah lebih dari 12.
"Totalnya kemarin 12 truk, mungkin hari ini 15 truk. Masih berlanjut."
Sudah lima hari petugas Suku Dinas Tata Air DKI Jakarta Pusat dan Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) mengangkut sampai kulit kabel yang berada di gorong-gorong saluran air sekitar Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Staf Ahok menduga ini merupakan sampah milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Baca juga:
Polisi bentuk tim periksa kulit kabel yang bikin banjir kantor Ahok
Ini gulungan kulit kabel yang menumpuk di got Jalan Merdeka Selatan
Siapa taruh kulit kabel di selokan buat Ahok marah? ini kata Kapolda
Heroiknya pasukan oranye tembus got gelap demi temukan kulit kabel
Ahok curiga kulit kabel di got ditaruh orang pintar