LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

AKAP dipindah dari Terminal Lebak Bulus, PT MRT tak profesional

PT MRT dan Dishub diminta bangun terminal baru di Jakarta Selatan. Tak perlu besar asal penumpang bisa naik dan turun.

2014-01-08 14:56:04
Terminal Lebak Bulus Ditutup
Advertisement

Penutupan Terminal Lebak Bulus dan pengalihan sejumlah bus antar kota antar provinsi (AKAP) menuai polemik. Gubernur Jokowi memutuskan penutupan ditunda sementara waktu.

Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) menilai polemik itu tak akan terjadi bila MRT dan Dinas Perhubungan bersikap lebih profesional. Profesional yang mereka maksud, membangun terminal baru di kawasan Jakarta Selatan bukan memindahkan ke tiga terminal yakni Kalideres, Pulogadung dan Kampung Rambutan.

"Saya menilai PT MRT ini tidak profesional kerjanya. Saya juga pertanyakan cara kerjanya seperti apa," ujar Ketua Dewan Transportasi Jakarta, Azas Tigor Nainggolan saat ditemui di Terminal Lebak Bulus, Rabu (08/01).

Tigor mengaku pernah membahas masalah ini pada Dishub dan meminta dicarikan solusi yang lebih bisa diterima. Tapi sampai pembangunan MRT resmi dimulai tak ada solusi yang diberikan, bahkan sosialisasi pada warga sangat minim.

"Sejak setahun lalu, saya dan kawan-kawan sudah mengingatkan agar bersosialisasi melakukan pendekatan-pendekatan yang baik. Dishare informasinya seperti apa, kan nggak ada. Alternatifnya jangan berpikir AKAP dipindahkan ke tiga terminal yang Dishub katakan. Coba dibangun alternatif tempat di sekitar Lebak Bulus, dibuatkan terminal transit pengganti. Nanti di situ bus AKAP sifatnya hanya transit menaikkan dan menurunkan penumpang," paparnya.

Tak perlu lahan yang luas. Utamanya, ada tempat resmi untuk menaikkan dan menurunkan penumpang.

"Kacamata nya Dishub terminal itu segede-gede gajah. Padahal cukup untuk akan menurunkan dan menaikkan penumpang lalu loket-loket penjualan tiket. Setelah itu lanjut jalan lagi. Teman-teman di sana mengatakan ada kok lahan 500 meter, itu cukup," jelas Tigor.

"Dan ara PO (Perusahaan Otobus) telah menyatakan kesediaannya untuk menyewa lahan yang digunakan sebagai terminal transit, karena penumpang itu memang banyak di situ," pungkasnya.

Baca juga:
Birokrasi payah, penutupan Terminal Lebak Bulus bermasalah
4 Alasan penundaan penutupan Terminal Lebak Bulus
Jokowi fokus bereskan masalah Terminal Lebak Bulus
Terminal Lebak Bulus batal ditutup, pembangunan MRT tetap jalan
Jokowi tunda penutupan terminal Lebak Bulus

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.