Ahok tolak kuliahi Komnas HAM, suruh nonton Youtube saja
Padahal Ahok sudah diundang untuk menjelaskan tentang hak asasi manusia (HAM).
Komnas HAM memberikan perlindungan pada warga bantaran Waduk Pluit yang tempat tinggalnya digusur untuk proyek normalisasi. Sikap pembelaan Komnas HAM itu dinilai tak pantas oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.
Pria yang akrab disapa Ahok itu menilai Komnas HAM tak paham sepenuhnya hak asasi manusia seperti apa yang harus diberikan perlindungan. Ahok bahkan sempat menantang siap memberikan Komnas HAM kuliah umum jika belum menguasai soal HAM.
Tantangan kala itu dijawab oleh Komnas HAM yang meminta Ahok untuk meluangkan waktunya dan memberikan kuliah umum pada mereka soal pengertian HAM. Tapi Ahok menolak memenuhi undangan itu.
"Nonton di Youtube aja, gue udah ngajarin HAM gitu banyak," ujar Ahok saat ditanya kesediaannya menghadiri undangan itu. Hal itu disampaikan Ahok di Balai Kota Jakarta, Selasa (21/5).
Ada alasan lain Ahok menolak. Sebab undangan itu bukan datang dari Komnas HAM tapi dari Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) Wilayah DKI Jakarta.
"Itu bukan Komnas HAM yang manggil. Itu PBHI yang panggil, yang istrinya kerja di Komnas HAM," tandasnya.
Untuk diketahui, PBHI Wilayah DKI Jakarta, meminta Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk menjadi pembicara dalam acara kuliah umum terkait pengertian hak asasi manusia (HAM). Ahok diminta untuk menjelaskan pengertian HAM di depan Komnas HAM dan para pegiat HAM lainnya.
Ketua PBHI Jakarta, Poltak Agustinus Sinaga mengatakan permintaan tersebut terkait dengan pernyataan Ahok beberapa waktu lalu yang mengatakan akan memberikan kuliah umum kepada Komnas HAM terkait pengertian HAM. Pernyataan tersebut pun disambut baik oleh PBHI.(mdk/lia)