Ahok tinjau pembangunan kantor TU yang sempat terendam banjir
Ahok tinjau pembangunan kantor TU yang sempat terendam banjir. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, menyempatkan diri meninjau kantor Tata Usaha yang mengurusi surat masuk Pemprov DKI. Sebab, kantor ini terdampak pembangunan Gedung Blok F yang dihancurkan untuk dibangun ulang.
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, menyempatkan diri meninjau kantor Tata Usaha yang mengurusi surat masuk Pemprov DKI. Sebab, kantor ini terdampak pembangunan Gedung Blok F yang dihancurkan untuk dibangun ulang.
Berdasarkan pantauan merdeka.com, Basuki atau akrab disapa Ahok ini mendatangi kantor TU usai menetapkan Peraturan Daerah APBD Perubahan DKI 2016 sebesar Rp 62,9 triliun. Selain itu, dia juga melihat dapur umum yang menjadi tempat makan siangnya disiapkan.
"Bagus juga. Rapi," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (12/10).
Kemudian, mantan Bupati Belitung Timur ini juga menyempatkan diri melihat kantor protokoler yang ikut dipindahkan. Bahkan, dia sempat mengeluhkan masih tergenangnya kawasan relokasi akibat saluran air tertutup puing-puing bangunan.
"Pengembangnya ngaco aja, saluran air main tutup aja. Harusnya dipikirin semua," tutupnya kesal.
Sebelumnya, kantor Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sempat tergenang usai ada hujan deras siang ini. Penyebabnya karena tali air di Blok A tersumbat oleh puing bangunan.
Banjir sempat melumpuhkan beberapa bagian penting seperti TU Gubernur, Protokoler dan Karo KDH KLN. Karena air sempat menggenang setinggi mata kaki pada 19 September lalu.
Untuk diketahui, Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan pembangunan gedung baru dan ruang terbuka hijau. Namun tanah yang akan dibangun masih merupakan Blok F Gedung Balai Kota DKI Jakarta. Alhasil kini masih dalam proses penghancuran.(mdk/rnd)