Ahok: Tak mungkin harus bangun tembok Berlin agar warga tertib
Hal itu menanggapi masih banyaknya pengendara yang menerobos pintu perlintasan kereta.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyebut masih banyak warga Jakarta yang kurang disiplin dan tak peduli dengan keselamatan sendiri dan orang lain. Menurut Ahok, pihaknya tak mungkin membuat pembatas seperti tembok Berlin.
"Saya abis rapat sama wamenhub di sini. Dia bilang persoalan kita itu apa? Seperti Senen, harusnya begitu bikin underpass, harusnya perlintasan ditutup, orang enggak boleh lewat. Tapi nyatanya orang kita kan enggak disiplin. Masa itu mau jadi tembok Berlin. Kan jadi jelek kota kan," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/12).
Topik pilihan: Jokowi | Ahok
Ahok menuturkan usaha untuk menghindari lintasan kereta api pasca-tabrakan maut KRL dan truk tangki di Bintaro dengan membangun underpass dan flyover, masih menjadi polemik. Karena masyarakat tetap saja akan merusak tembok jika telah dinetralisasi.
"Makanya saya bilang, lebih baik, kereta di tengah kota layang atau underpass. Sudah deh. Karena apa orang kita enggak disiplin. (Perlintasan) di Pramuka, Senen, mereka kan enggak boleh lewat," tutupnya.
Baca juga:
Dua rumah sakit ini bangun gedung baru tampung pasien KJS
Air kotor, warga Rusun Marunda terserang gatal-gatal
Jokowi setuju bahasa Inggris dihapus di tingkat SD
Belajar sistem online, Ahok kunjungi PLN
Ahok biasa panggil Jokowi dengan sebutan Wagiman