Ahok soal penolakan Taufik cs: Tuhan saja tak semua orang suka
Kubu KMP DKI yang dipimpin M Taufik menolak Paripurna Ahok pada Jumat lalu dan mengancam membuat paripurna tandingan.
Koalisi Merah Putih (KMP) DKI Jakarta yang dimotori M Taufik berencana membuat rapat paripurna tandingan. Keputusan itu setelah mereka menolak diadakannya Rapat Paripurna Istimewa pengumuman Basuki Tjahaja Purnama sebagai gubernur DKI Jakarta.
Ahok, sapaan Basuki, enggan berkomentar banyak dengan paripurna tandingan yang diwacanakan Taufik cs. Menurutnya ancaman itu tidak ada berpengaruh pada pelantikannya.
"Enggak ada urusan dengan paripurna (tandingan) ini. Semua keputusan pelantikan gubernur di Presiden langsung," jelasnya di Polda Metro Jaya, Senin (17/11).
Walaupun keputusan berada di Presiden, masih ada beberapa oknum yang tidak sepakat dengan naiknya Ahok menggantikan posisi Joko Widodo (Jokowi). Namun mantan Bupati Belitung Timur ini menilai ini hal yang biasa.
Suami dari Veronica Tan ini mengatakan, yang terpenting adalah sesuai dengan konstitusi. Menurutnya, untuk seorang pemimpin harus mendapatkan dukungan 100 persen dari masyarakat.
"Tuhan saja enggak semua orang suka. Lihat saja itu, rumah ibadah enggak penuh juga kan. Makanya syarat untuk jadi presiden gubernur hanya 50 persen plus satu. Kalau mesti 100 persen enggak ada yang jadi presiden dan gubernur," tutupnya.
Baca juga:
Puluhan warga Muara Baru tolak Ahok sebagai gubernur Jakarta
TNI, Polri dan Satpol PP apel kesiapan pelantikan Gubernur
Kerap kritik Ahok, Taufik harus ikuti Prabowo damai dengan KIH
Polda Metro terjunkan 10 ribu personel jaga pelantikan Ahok
Sudah ketemu Jokowi, Ahok yakin besok dilantik jadi gubernur
Cerita paripurna DPRD cuma 5 menit umumkan Gubernur Ahok
Ketua DPRD tegaskan paripurna istimewa Ahok tak langgar aturan