Ahok soal lurah talangi biaya operasional: Mereka punya duit lah
Ahok segera menyelesaikan masalah yang dialami lurah.
Beberapa lurah di Jakarta salah satunya di Bidara Cina harus menalangi biaya operasional pelayanan masyarakat karena ada kesalahan saat membuat isian penganggaran. Menurut Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, masalah itu tidak terlalu genting.
"Mereka nalangin juga masih punya duitlah," kata Ahok, sapan Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (18/3).
Kondisi itu terjadi, jelas Ahok, karena mereka tak siap saat mengisi nomenklatur. Tapi Ahok yakin jumlahnya tak banyak.
"Sebetulnya kalau kemarin mereka ikutin saya kalau nggak ada kesalahan ngisi mereka sudah pakai anggaran mendahului. Kan saya dari November sudah ngasih tahu bahwa APBD pasti akan telat," jelas Ahok.
"Sebab perangkat dewan kan belum siap tuh terus KUA-PAS tanda tangannya lama belum lagi ada pokir-pokir yang mau saya potong. Beberapa lurah saja yang memang salah mengisi nomenklatur," pungkasnya.
Baca juga:
Pemprov DKI kembalikan pembangunan sekolah ke Dinas Pendidikan
Pastikan APBD bersih, inspektorat DKI panggil kadis & wali kota
NasDem protes rapat soal evaluasi RAPBD DKI 2015 tak fokus
Ahok ogah berspekulasi anggota DPRD terlibat mark up UPS atau tidak
Pengadaan mesin tik di RAPBD dicoret, Ahok incar pengusul anggaran