Ahok sebut tanpa pembangunan MRT Jakarta sudah macet
Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah mengetahui dampak adanya proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) mengakibatkan kemacetan. Sebab, pengerjaan proyek itu memakan beberapa ruas jalan.
Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah mengetahui dampak adanya proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) mengakibatkan kemacetan. Sebab, pengerjaan proyek itu memakan beberapa ruas jalan.
Pria yang akrab disapa Ahok ini mengaku telah mendapatkan informasi tersebut dari pihak PT MRT. Namun, dia mengharapkan sebaiknya proyek pembangunan kereta bawah tanah itu cepat selesai.
"Sudah diprediksi kok (macet), waktu itu ditawarin kalau kamu mau kurangin macet selesainya lebih lama, saya bilang buat apa," katanya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (9/4).
Mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan pembangunan infrastruktur dapat disamakan dengan operasi penyakit. Apakah mau operasi berkali-kali atau hanya operasi satu kali namun langsung sembuh, itu pilihan yang diajukan.
"Ini macetnya pasti parah (adanya pembangunan), atau Anda mau macetnya kurang parah tapi bikinnya (MRT dan LRT) lebih lama?" jelasnya.
Ahok mengatakan tanpa adanya pembangunan MRT Jakarta sudah macet. Sebab, jumlah kendaraan roda dua dan empat setiap harinya terus bertambah.
"Ya tetap macet, orang mobil terus nambah," katanya.
Baca juga:
Penutupan kereta sebidang masih uji coba, jika bikin macet direvisi
Proyek LRT perparah kemacetan di sepanjang Jalan MT Haryono
Macet parah, Lenteng Agung menuju Pancoran butuh 3,5 jam
Djarot persilakan aksi 313 asal tak ganggu lalu lintas warga
Para menteri perempuan Jokowi hobi naik motor saat terjebak macet
Terjebak macet, Menteri Susi naik motor Patwal ke Istana
Mendagri minta DKI-Tangerang-Depok bersinergi atasi banjir & macet