Ahok sebut kartu jakarta pintar bisa buat beli laptop
Ahok mengatakan bahwa KJP dapat dipergunakan untuk membeli laptop. Caranya, jangan menggunakan KJP selama beberapa bulan atau istilahnya ditabung terlebih dulu. Saat dana yang terkumpul sudah cukup, maka dapat dicairkan untuk membeli laptop.
Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama mendapatkan keluhan mengenai kebutuhan sarana dan prasarana penunjang pendidikan siswa di Jakarta. Salah satunya soal kebutuhan laptop. Keluhan itu disampaikan Dasih (42), warga RT04/RW04 Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara.
Dasih sempat mempertanyakan apakah Kartu Jakarta Pintar (KJP) boleh dipergunakan untuk membeli laptop. Sebab dia mengaku tidak memiliki cukup dana untuk membelikan anaknya laptop.
"Maksudnya SMP suka dibutuhkan laptop. Kalau transport buat belanja keperluan anak. Kalau laptop harga mahal. Makanya suruh ditumpuk dulu kalau sudah bisa boleh beli laptop," kata Dasih kepada Basuki atau akrab disapa Ahok, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (2/1).
Ahok langsung merespon dengan mengatakan bahwa KJP dapat dipergunakan untuk membeli laptop. Caranya, jangan menggunakan KJP selama beberapa bulan atau istilahnya ditabung terlebih dulu. Saat dana yang terkumpul sudah cukup, maka dapat dicairkan untuk membeli laptop.
"Kalau sudah cukup tinggal beli yang dipakai KJP. Laptop butuh buat pelajaran SMP udah harus punya, kalau enggak mampukan mahal. Kalau KJP kan SMP Rp 1.560.000 keluar per enam bulan," terangnya.
Baca juga:
Sakit stroke, nenek Lani menangis didoakan Ahok
Meski diadang, Ahok tak akan perkarakan Ketua FPI Pasar Minggu
Ahok akui belum bisa tiru program Agus soal kampung apung
Ini video Ahok saat diadang Ketua FPI Pasar Minggu di Jatipadang
Ahok curiga orang yang larangnya kampanye 'bos' tanah di Jatipadang
Klaim Ahok: Kita enggak pernah gusur kecuali terpaksa
Kampanye di Jatipadang, Ahok diadang dan adu mulut dengan Ketua FPI