Ahok sebut bus Transjakarta terbakar karena dipaksa beroperasi
Ahok menambahkan semua bus Transjakarta lama ini nantinya hanya akan dijadikan angkutan malam hari.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan banyaknya bus Transjakarta yang terbakar karena kondisinya sudah tua dan dipaksakan beroperasi. Karena itu, sudah seharusnya diganti bus yang baru.
"Bus-bus itu kan sudah terlalu lama kondisinya. Kalau sampai terbakar begitu kan terlalu dipaksakan. Antisipasinya ya direkondisi itu," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta, Selasa (8/4).
Ahok merasa heran banyak beberapa merek bus Transjakarta seperti Daewoo yang terbilang bagus, namun saat ini banyak yang hilang. Bahkan, lanjut dia, pemenang lelang pengadaan bus Transjakarta merupakan perusahaan yang tidak terkenal.
"Kemenangannya lelangnya bahkan dengan bus merek yang tidak terkenal," kata dia.
Mantan bupati Belitung Timur ini menambahkan semua bus Transjakarta lama ini nantinya hanya akan dijadikan angkutan malam hari, namun harus segera direkondisi lebih dulu.
"Kalau buat aman berarti kan 24 jam nah itu harus direkondisi," pungkas dia.
Sebelumnya, satu unit bus Transjakarta terbakar di Jalan Sultan Agung dekat Pasar Rumput Manggarai, Jakarta Selatan. Bus dalam keadaan kosong mengeluarkan asap tebal.
Humas Badan Layanan Umum Transjakarta Sri Ulina Pinem mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Bus yang diketahui sudah rusak itu hendak masuk pul untuk dilakukan perbaikan.
Baca juga:
Transjakarta tetap akan beroperasi normal saat pileg
Bus Transjakarta kembali terbakar
Transjakarta terbakar, penumpang pecahkan kaca dan berhamburan
Transjakarta yang terbakar di depan Rutan Guntur sempat meledak
Transjakarta berpenumpang penuh terbakar di depan Rutan Guntur