LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Ahok: Sebagian anggota DPRD ajukan hak angket karena terpaksa

"Saya kira DPRD masih ada yang baik juga," ujar Ahok.

2015-02-26 23:40:06
Ahok
Advertisement

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak mendapatkan satupun pembelaan dari anggota dewan atas hak angket yang baru saja disahkan. Sebanyak 106 anggota DPRD DKI Jakarta menyepakati pengajuan hak angket APBD 2015.

Ahok mengaku tak terlalu pusing dengan manuver DPRD. Dia mengungkapkan, ada beberapa anggota dewan terpaksa menandatangani persetujuan pengajuan hak angket tersebut.

"Silakan saja dia mau angket atau apapun. Saya kira DPRD masih ada yang baik juga. Beberapa masih ada yang BBM saya, bilang terpaksa tandatangan seorganisasi," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (26/2).

Selama DPRD menggelar paripurna hak angket, Ahok tak mengikutinya. "Aku sih biasa saja. Rapat seperti biasa. Santai saja," tutupnya.

‎DPRD DKI Jakarta telah menyetujui mengajukan hak ‎angket kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Seluruh fraksi mendukung pengajuan hak penyelidikan kepada orang nomor satu di Pemprov DKI Jakarta tersebut.

Awalnya Ahok masih mendapatkan dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Namun pada akhir penentuan, mantan Bupati Belitung Timur ini ditinggal.

Anggota Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta Mualif ZA membacakan pandangan fraksinya terhadap pengajuan hak angket.‎ Dia mengatakan, sempat ada dinamika politik dalam tubuh partainya. Namun keputusannya adalah ikut mendukung diajukannya hak angket.

"Seluruh anggota dewan termasuk PKB tentunya juga mengalami proses dinamika politik. Kami punya tujuan yang sama yaitu menginginkan Jakarta lebih baik dan pembangunan harus‎ bergulir. Setelah melakukan rapat, PKB bulat mendukung melakukan hak angket ini," ujar Mualif dalam rapat paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta.

Baca juga:
Mantan Kadis Pendidikan DKI akui kecolongan anggaran UPS
Ahok beberkan dugaan mark up anggaran 2014 di dinas pendidikan
Haji Lulung: Allah yang akan azab Ahok
Anggota DPRD: Ahok arogan, sombong dan tak kenal sopan santun
PKB berbalik arah dukung hak angket, Ahok kini sendiri lawan DPRD
Ahok sebut Kemendagri temukan dana siluman pada anggaran 2014

(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.