Ahok: Saya petahana tidak kampanye saya rugi dong
Ahok rencananya akan membawa tenaga ahli pada persidangan selanjutnya di MK.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama masih optimis permohonannya di uji materi keharusan cuti petahana dalam Undang-undang Pilkada akan dikabulkan Mahkamah Konstitusi (MK). Untuk itu rencananya dia akan membawa tenaga ahli pada persidangan selanjutnya di MK.
Basuki atau akrab disapa Ahok mengatakan, keputusannya untuk mengujimaterikan Pasal 70 ayat 3 Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada ini bukan untuk meminta tidak cuti. Sebab dia merasa masih tetap membutuhkan kampanye agar bisa menyampaikan visi misi.
"Makanya kita minta MK yang memutuskan. Saya bilang kalau saya petahana tidak kampanye saya rugi dong. Pengajuan saya juga sampaikan, tanpa mengurangi hak rakyat untuk mengetahui visi misi saya itu saya katakan rugi saya," katanya di Gedung MK, Jakarta, Senin (5/9).
Menurutnya, walaupun tanpa melakukan kampanye masyarakat dapat mengetahui rencana ke depannya melalui proses debat semasa kampanye Pilgub 2017. Namun jika debat hanya dilakukan lima kali tapi harus cuti selama empat bulan maka ini tidak adil.
"Kalau diterjemahkan mau debat satu kali, lima kali harus cuti empat bulan itu enggak wajar, atau dianggap rangkaian. Saya juga harus memaparkan visi misi saya di Paripurna DPRD, itu dianggap karena memaparkan selama satu hari itu atau enggak sampai setengah hari, terus harus cuti empat bulan? Itu enggak wajar juga dong," terang mantan Bupati Belitung Timur ini.
Ahok mengatakan, dirinya hanya ingin memiliki kesempatan agar tetap dapat bekerja sebagai Gubernur DKI Jakarta selama kampanye. Karena dengan begitu pengawasan terhadap RAPBD DKI 2017 tetap dapat dilakukan.
Dia bahkan mencontohkan pada Pilgub 2012, petahana memiliki keleluasaan untuk melakukan kampanye atau tidak. Bahkan jika ingin melakukan kampanye, mereka hanya perlu mengajukan cuti kepada Kementerian Dalam Negeri.
"Kalau tahun 2012 itu on off malahan, makanya itu on off. Kalau sabtu minggu dianggap gak cuti. Inget gak sabtu minggu? Kalau hari libur dianggap gak cuti. Kampanye malam gak cuti. Itu yang saya bilang, kenapa itu gak dikasih cuti. Tapi cutinya jangan empat bulan dong," tutupnya.(mdk/dan)