Ahok: PKL Tanah Abang bayar ke siapa, nenek lu?
Ahok yakin, jika PKL Tanah Abang bersedia direlokasi ke Blok G maka akan tertampung semua.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) geram dengan ulah pedagang kaki lima (PKL) di Tanah Abang yang enggan direlokasi ke Blok G Pasar Tanah Abang. Para PKL beralasan sudah membayar uang sewa jutaan rupiah.
"Persoalannya mereka enggak mau di Blok G, enggak laku maunya di jalan raya gitu loh, mereka juga katakan sudah bayar, bayar sama nenek lu mana tau bayar sama sapa," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Senin (29/7).
Ahok yakin, jika PKL Tanah Abang bersedia direlokasi ke Blok G maka akan tertampung semua. Di blok itu bisa menampung ribuan PKL.
"Semua tertampung, total cuma 700 lebih (PKL), yang KTP DKI 400 lebih yang non DKI 300 lebih kita sudah punya datanya nama-namanya juga sudah punya, sedangkan di sana ada 1.200 lebih (tempat)," ujarnya.
Tetapi tidak semua kios di Blok G tertata rapi. Masih ada 100 kios di Blok G yang masih berantakan.
"Yang sudah diperbaiki 1.000 lebih, jadi dimasukin semua itu masih kelebihan, persoalannya mereka enggak mau di Blok G," katanya.
Pemprov DKI akan memberikan waktu sampai Lebaran kepada PKL di Tanah Abang. Jika tidak bersedia dipindah, maka akan diancam dipidanakan.
(mdk/has)