Ahok percayakan roda pemerintahan DKI pada Djarot
Saat menjenguk Ahok di Rutan Cipinang, Djarot mengaku sudah meminta izin jika nantinya ada perubahan sistem dalam menjalankan roda pemerintahan. Menurut Djarot, Ahok tidak mempermasalahkannya.
Sudah dua hari Djarot Saiful Hidayat menjalankan tugas barunya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta. Djarot menggantikan peran Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang dinonaktifkan sebagai Gubernur DKI Jakarta usai majelis hakim memvonis 2 tahun atas kasus penodaan agama.
Djarot tetap melanjutkan kebiasaan Ahok menerima pengaduan warga di Balai Kota setiap pagi. Hanya saja dia mengubah sistemnya agar pengaduan warga lebih cepat ditangani. Perubahan sistem yang dilakukan Djarot selalu dilaporkan kepada Ahok.
"Apa yang saya sampaikan ini tetap saya komunikasikan kepada Pak Ahok. Tidak ada masalah," ujar Djarot di Balai Kota, Jakarta, Jum'at (12/5).
Saat menjenguk Ahok di Rutan Cipinang, Djarot mengaku sudah meminta izin jika nantinya ada perubahan sistem dalam menjalankan roda pemerintahan. Menurut Djarot, Ahok tidak mempermasalahkannya.
"Beliau mendukung. 'Sudah terserah Pak Djarot. Pak Djarot juga pengalaman. Saya yakin dengan Pak Djarot. Saya sudah sampaikan saja Pak. Eksekusi saja, apapun yang Mas Djarot kerjakan saya pasti setuju'," katanya menirukan pesan Ahok.
Mantan Wali Kota Blitar ini mengaku, dalam menjalankan tugas sebagai Plt Gubernur, dia akan selalu berkomunikasi dengan Ahok. Dia menjaga kepercayaan yang diberikan Ahok untuk mempersiapkan masa peralihan pemerintahan ke gubernur dan wakil gubernur terpilih.
Baca juga:
Pantau proses follow up aduan warga, Djarot tak ganti petugas
Begini suasana pengaduan ala Djarot yang bikin beda dengan Ahok
Jenguk di Rutan Cipinang, Djarot sempat bahas reklamasi dengan Ahok
Djarot soal tim sinkronisasi Anies-Sandi: Saya enggak pernah tahu
DKI tunggak 5 bulan bayar kompensasi sampah Bantargebang Bekasi
Libur nasional tak surutkan warga padati Balai Kota buat dukung Ahok