LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Ahok nilai pengurus RT/RW politis, lebih baik berhenti!

"Kalau kamu enggak demen, misalnya saya kerja di sini, saya musti masuk pagi, kayaknya gaji enggak sesuai nih."

2016-05-27 11:12:04
Ahok
Advertisement

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai aduan pengurus RT/RW ke Komisi A DPRD merupakan langkah politis. Menurutnya, jika pengurus RT/RW ini merasa keberatan dengan pekerjaan yang diberikan, mereka seharusnya mengundurkan diri saja.

"Ya memang dong. Kalau kamu enggak politik. Kalau kamu enggak demen, misalnya saya kerja di sini, saya musti masuk pagi, kayaknya gaji enggak sesuai nih. Ya berhenti dong. Jangan nyalon dong. Kalau demen ya demen kerja saja," kata Ahok di Balai kota, Jakarta, Jumat (27/5)

Ahok heran, kewajiban untuk melaporkan kondisi lingkungan via Qlue adalah pertanggungjawaban atas insentif dan dana operasional pengurus RT/RW yang tiap bulan diberikan. Pasalnya, kata Ahok, dana tersebut harus dipertanggungjawabkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Bikin laporan gak berita? Enggak mau pak. Maunya apa? Gaji jalan pak. Tapi kami enggak mau. Ini kan lucu. Kita ini kerja," tegas Ahok.

Saat ditanya, pengurus RT/RW ini berencana memboikot Pilkada DKI tahun depan, Ahok mengaku tak percaya ancaman itu. Dengan santai, dia menjawab petugas-petugas ini hanya tidak mau memilih Ahok menjadi gubernur lagi.

"Itu bukan ancam boikot pilkada, itu lebih tepat saya terjemahin, kita ngancem enggak mau pilih lu. Itu lebih tepat," klaim mantan politisi Gerindra ini.

Dia menyimpulkan, ancaman dari pengurus RT/RW ini hanya gertakan belaka. Sebab, penyelenggaraan Pilkada tetap berada di tangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta.

"Ya mana bisa boikot. Yang menyelenggarakan pilkada kan KPU DKI. Kita akan pilih DPRD dari partai yang nerima kita. Saya terjemahin saja yang lebih tepat," pungkas Ahok.

Baca juga:
Takut dibohongi PDIP alasan Ahok akhirnya putuskan maju independent
Ahok sebut jalur independen diambil karena sikap PDIP
Ahok sebut relawannya tak anti-parpol
Disindir PDIP, Ahok sebut tak pikir menang kalah di Pilgub DKI 2017
Dapat insentif, RT RW disebut Ahok masih ogah lapor via Qlue



Advertisement
(mdk/ren)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.