Ahok klaim penderita demam berdarah di DKI tahun ini menurun
Ahok mengeluhkan sikap warga di perumahan elite yang kerap tidak mengizinkan petugas kesehatan untuk memantau.
Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) meminta agar merebaknya penyakit demam berdarah dengue (DBD) dapat dicegah dengan maksimal. Ahok mengklaim bila penderita DBD tahun ini menurun dibanding tahun sebelumnya.
"Kita harus tangani aja, dibandingkan tahun lalu Jakarta turun," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Kamis (4/2).
Selain itu, Ahok juga mengeluhkan sikap warga di perumahan elite yang kerap tidak mengizinkan petugas kesehatan untuk memantau dan memberantas jentik nyamuk. Padahal, tegas Ahok, hal ini sebagai langkah pencegahan merebaknya penyakit demam berdarah.
"Kalau di daerah perumahan, saya sama anak saya juga kena (DBD) kan? Banyak perumahan mewah dan bagus, malah (DBD) naik (meningkat). Karena orang enggak kasih izin (petugas kesehatan) masuk (rumah), dia (jentik nyamuk aedes aegepty) itu berkembang bukan di got kotor tapi di tempat yang bersih," jelas Ahok.
Untuk diketahui, DBD disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Nyamuk tersebut mudah berkembang biak pada musim penghujan.
Baca juga:
Wakil Gubernur Jatim sebut 2.114 warganya terjangkit DBD
97 Penderita DBD dirawat di RSUD Purwakarta, 3 pasien meninggal
Pasien DBD membludak, sebagian warga dirawat di lorong RSUD Depok
3 Warga Banten tewas akibat penyakit demam berdarah
Setiap harinya 12 orang pasien DBD masuk RSUD Purwakarta