Ahok klaim beli puluhan hektare tanah warga buat kepentingan umum
Ahok klaim beli puluhan hektare tanah warga buat kepentingan umum. Ahok mengatakan, Pemprov DKI Jakarta masih terus melakukan pembelian lahan milik warga. Bahkan, jumlahnya kini sudah mencapai puluhan hektar.
Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama terus menggalakkan warga agar menjual lahan kepada Pemprov DKI Jakarta. Tujuannya agar lahan tersebut dapat diberdayakan untuk kepentingan bersama, seperti membangun ruang publik terbuka ramah anak (RPTRA) atau waduk.
Basuki atau akrab disapa Ahok ini mengatakan, Pemprov DKI Jakarta masih terus melakukan pembelian lahan milik warga. Bahkan, jumlahnya kini sudah mencapai puluhan hektar.
"Udah banyak, puluhan hektar, gak inget ada catatannya. Kita cepet kerjakan kok. Cuma ada permainan aja makanya lama," katanya di Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (2/2).
Mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan, agar memudahkan warga menjual lahan mereka kepada Pemprov DKI, maka pihaknya membebaskan Biaya Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dalam pembuatan sertifikat hak milik (SHM).
"Iya bantu rakyat supaya punya sertifikat. Kalau udah punya sertifikat kita juga gampang belinya," terangnya.
Dia menjelaskan, nantinya lahan tersebut penggunaannya akan dikembalikan kepada warga lagi. "Gak tahu wilayahnya, hampir semua wilayah. Itu 184 RPTRA dari mana tanahnya, dari situ bos," tutup Ahok.
Baca juga:
Blusukan ke Cilangkap, Ahok kaget masih ada jalan rusak
Foto bersama, Ahok dan Agus acungkan dua jari
Polri minta Ahok dan tim klarifikasi soal penyadapan telepon SBY
SBY disadap, Ketua MPR sebut 'Kita tunggu respons penegak hukum'
Sumarsono tak masalah semua kebijakan yang diambil diubah oleh Ahok
MUI sebut tuduhan kubu Ahok ada intervensi SBY sangat keji & fitnah
MUI sikapi pernyataan Ahok soal Ma'ruf Amin