LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

Ahok janji naikkan upah juru kunci makam setara UMP

Demi mencukupi kehidupan sehari-hari, Hadi mengaku berjualan kopi atau air mineral setiap malam Jumat.

2013-06-20 10:56:11
Jokowi ahok
Advertisement

Sudah bekerja selama 45 tahun, juru kunci makam Pangeran Wijaya, Kusuma Hadi Doyo (62) hanya mendapatkan upah Rp 750 ribu per bulan. Padahal, ia harus mencukupi kebutuhan hidup istri dan ketiga anaknya.

Demi mencukupi kehidupan sehari-hari, Hadi mengaku berjualan kopi atau air mineral setiap malam Jumat atau saat banyak peziarah yang datang.

"Saya menerima upah dari Sudin Kebudayaan Jakarta Barat Rp 750.000 per bulan. Tapi dibayarnya per tiga bulan sekali," kata Hadi di Makam Pangeran Wijaya Kusuma di di Jalan Pangeran Tubagus Angke, Kampung Gusti, Kelurahan Wijayakusuma, Kecamatan Grogolpetamburan, Jakarta Barat, Kamis (20/6).

Hadi mengaku upah sebesar itu tidak mencukupi memenuhi kebutuhan hidup keluarganya sehari-hari.

"Istri saya hanya ibu rumah tangga. Upah sebesar itu jelas kurang lah. Jadi kami berdagang air mineral dan kopi untuk memenuhi kebutuhan hidup tiga anak saya," katanya.

Selain berdagang, Hadi juga bergantung dari uang sukarela dari para pengunjung makam. Dalam satu bulan, jumlah pengunjung makam bisa mencapai 500 orang. Sedangkan di hari libur atau Lebaran sangat sepi.

Pria yang merupakan generasi ketiga juru kunci makam ini berharap Pemprov DKI menaikkan upahnya sesuai dengan kebutuhan hidupnya.

"Saya sudah minta sama Pak Ahok , mumpung beliau berkunjung ke sini," ucapnya.

Sementara itu, ditemui terpisah Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok ) berencana akan menaikkan upah Hadi setara dengan Upah Minimum Provinsi (Rp 2,2 juta). Sebab, ia menilai upah yang diterima Hadi tidak sesuai dengan kebutuhan hidup layak (KHL).

"Itu musti dinaikkan sesuai UMP. Kita akan lihat bisa tidak dinaikkan," ujar Ahok .(mdk/ren)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.