Ahok: FPI enggak terdaftar di DKI kok!
FPI dua kali berunjuk rasa menolak Ahok pimpin DKI dan menyebutnya kafir.
Kemarin, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, mengadakan pertemuan dengan sejumlah ulama. Dalam pertemuan itu, Ahok, sapaannya, juga mengundang organisasi masyarakat (ormas) Islam.
Tapi tak terlihat Ormas FPI dalam pertemuan itu. Rupanya Ahok punya alasan kenapa ormas yang bermarkas di Jl Petamburan, Jakarta Pusat itu tak diundang Ahok.
"Enggak apa-apa. Enggak mesti semua ormas. FPI enggak diajak ikut karena dia memang enggak terdaftar di DKI kok," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (30/10). Sekadar mengingatkan FPI menentang keras Ahok sebagai gubernur DKI Jakarta.
Dari pertemuan itu, Ahok menyatakan betapa Islam yang selama ini dia tahu sangat menjunjung tinggi perdamaian. Dia mengaku heran dengan gerakan radikal yang muncul dan memakai nama bernapaskan Islam salah satunya ISIS.
"Inilah Islam yang saya tahu dari saya kecil. Kok tiba-tiba ada gerakan. Masa sih Indonesia mau dibawa kayak versi ISIS. Menurut saya ISIS bukan Islam, cuma memakai nama Islam," jelas Ahok.
"Tapi kalau yang radikal kan menganggap ISIS adalah Islam. Kalau kamu enggak mau ngaku, disembelih, jadi dipenggal, ngambilnya sepotong itu. Padahal kondisinya kan sekarang bukan seperti itu," tambahnya.
Saat ditanya apakah pertemuan itu membuat dirinya semakin percaya diri melenggang sebagai gubernur?
"Dari dulu juga percaya diri. Aku mana pernah enggak percaya diri si," ucapnya tersenyum.
Baca juga:
Disebut kafir oleh FPI, Ahok gandeng ulama se-Jakarta
Ahok mengaku dirinya lebih Islami dari FPI
Di depan ulama se-DKI, Ahok curhat sering disebut kafir oleh FPI
Ditolak FPI, Ahok sebut 'Tuhan saja enggak semua orang suka kan'
FPI minta arahan Fadli Zon cara lengserkan Ahok