Ahok bela Saefullah yang dituding bawa Rp 1 miliar untuk warga
Ahok: Mungkin itu untuk rapihin PKL, enggak bakalan kasih duit ke warga. Duit dari mana Sekda Rp 1 miliar?
Sekretaris Daerah Saefullah diusir dan hampir menjadi korban amukan warga Luar Batang tadi malam. Warga menganggap Saefullah sebagai provokator. Selain itu, Saefullah juga disebut menawarkan uang sebesar Rp 1 miliar kepada warga agar mau direlokasi. Namun warga menolak mentah-mentah.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tak percaya jika Saefullah akan memberi uang Rp 1 miliar untuk meluluhkan hati warga Luar Batang. Ahok menduga uang itu akan diberikan kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) atau pengurus Masjid Luar Batang.
"Mungkin itu untuk rapihin PKL, enggak bakalan kasih duit ke warga. Duit dari mana Sekda Rp 1 miliar?" kata Ahok di Balai kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (3/5).
Mantan Bupati Belitung Timur ini juga mengaku tak tahu menahu soal sumber uang bantuan yang akan diberikan itu. Namun, dia yakin uang tersebut bukan untuk warga tapi terkait rencana penataan Masjid Luar Batang yang akan disulap menjadi kawasan wisata rohani. "Enggak tahu, saya duit dari mana," tegas Ahok.
Seperti diberitakan, Sekretaris Pemprov DKI Jakarta, Saefullah hampir menjadi korban amukan warga saat mengunjungi Kampung Luar Batang, Jakarta Utara, Senin (2/5) malam. Saefullah diusir dari Kampung Masjid Luar Batang lantaran dianggap hendak memprovokasi warga.
Sekretaris Masjid Luar Batang, Mansur Amin, mengatakan, kejadian itu berawal ketika kedatangan Saefullah tanpa diketahui pengurus masjid, RT, RW dan Tokoh Masyarakat Luar Batang.
Menurut Mansur, kedatangan Saefullah setelah dirinya bersama pengurus masjid, ketua RT, RW dan tokoh masyarakat Luar Batang, usai melakukan rapat terkait penggusuran Masjid Luar Batang di Kantor Camat Penjaringan, Jakarta Utara.
Saat selesai Rapat, wali kota Jakarta Pusat periode 2008-2014 itu menyampaikan keinginannya untuk meninjau Kampung Luar Batang dan ke Masjid Keramat Luar Batang untuk memberikan bantuan uang sebesar Rp 1 miliar dan seragam bagi marbot masjid.
Namun keinginan itu ditolak pengurus masjid seraya menyarankan supaya Saefullah tidak usah datang ke Kampung Luar Batang dan juga ke Masjid mengingat waktu yang sudah malam dan kondisi kampung sedang tegang pasca penggusuran Aquarium, Pasar Ikan.
Baca juga:
Tolak penggusuran, warga geruduk balai kota teriak 'turunkan Ahok'
Pernah bertemu pengurus masjid, pengusiran Sekda dipertanyakan Ahok
Warga Luar Batang pasang spanduk tolak penggusuran
Sekda sebut Rp 1 M buat bantu Masjid Luar Batang & seragam marbot
Sekda ngaku aneh kedatangan ke Luar Batang dialihkan ke kantor camat