Ahok akui banyak warga Jakarta belum nikmati air bersih
"Persoalan kita yang paling sulit itu tahu enggak, kita tu khawatir mengajarkan kebenaran kepada warga," kata Ahok.
Kemiskinan di Jakarta merupakan PR penting yang harus dikerjakan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. Jangankan untuk hidup layak, warga yang hidup di tengah kemiskinan itu begitu sulit mendapatkan air bersih.
Ahok, sapaan Basuki, tak menampik banyak warga Jakarta tak bisa menikmati air bersih. Lalu apa solusinya?
"Itu yang saya bilang, kita harus ambil alih Palyja dan Aetra. Karena sekarang peraturan itu yang lemah. Coba kalau enggak digugat kemarin, kita enggak bisa beli. Sekarang kita tegaskan PAM yang beli," jelas Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (31/8).
Selama ini, kata Aho, pihaknya terkendala dengan aturan di mana sebagian dikelola swasta. Seperti Jakarta Barat dikuasai Palyja dan Jakarta Timur oleh Aetra.
"Jadi kita enggak bisa supply air ke mereka. Dirut PAM yang lama juga ngeyel terus. Nah sekarang kita ganti yang baru sudah mulai bergerak nih," jelasnya.
Ahok menegaskan, dirinya pun ingin semua warga bisa menikmati air bersih. Bahkan kalau bisa gratis.
"Saya ingin semua orang tiap rumah dipasangin pipa. Gratis. Ini DPRD belum keluar (respon surat yang dikirim), sudah tiga kali surat saya kirim surat ini. Jadi kadang-kadang persoalan kita yang paling sulit itu tahu enggak, kita tu khawatir mengajarkan kebenaran kepada warga," pungkasnya.
Baca juga:
Bantu ekonomi warga Kepulauan Seribu, Ahok ogah beri lapak jualan
Ahok: Pasar Benhil sudah terlalu tua, harus dibongkar
Kegiatan-kegiatan berbau politik di CFD yang bikin Ahok marah
Kemarahan warga DKI memuncak sampai berani demo ke rumah Ahok
Gaya santai Ahok balas kritikan sejarawan hingga Ahmad Dhani
Melihat kondisi Pasar Blora yang mengenaskan di tengah Ibu Kota
Ahok kesal pendukungnya gelar kegiatan politik di CFD