Ahok akan usir penghuni Rusunawa yang nunggak karena main politik
Basuki atau akrab disapa Ahok ini telah memerintahkan Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta untuk melakukan pengecekan. Sehingga dapat diketahui warga-warga mana saja yang benar-benar tak mampu membayar biaya sewa unit rusun.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengancam akan mengusir penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Jatinegara Barat yang tidak mau membayar uang sewa. Sebab dia mmenyakini bahwa mereka hanya pura-pura tidak mampu.
Basuki atau akrab disapa Ahok ini telah memerintahkan Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta untuk melakukan pengecekan. Sehingga dapat diketahui warga-warga mana saja yang benar-benar tak mampu membayar biaya sewa unit rusun.
"Kalau dia nunggak kita lihat (dulu alasanya apa), kalau memang dia mampu tapi nggak mau bayar akan kami usir. Dia (warga) kan ngancem akan tidur di bawah, ya tidur di bawah saja," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (19/10).
Mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan, tetap akan memberikan toleransi pada warga Rusunawa yang benar-benar tidak mampu. Toleransi itu berupa perpanjangan tinggal sampai benar-benar dapat membayarnya.
"Saya sudah instruksikan, kalau memang dia enggak mampu, kita bisa toleransi, bisa perpanjang. Tapi kalau dia nunggaknya karena sengaja mau main politik, tetep kita usir," terangnya.
Untuk diketahui, pada bulan Agustus 2016, pengurus Rusunawa Jatinegara Barat melayangkan surat teguran pertama kepada 138 keluarga karena tak kunjung membayar uang sewa unit.
(mdk/sho)