Ahok akan kejar terus pengembang yang belum bikin rusun
"Di Daan Mogot ini menjadi satu titik untuk menggugah pengembang untuk membantu warga DKI," kata Ahok.
Tepat pukul 09.10 WIB Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) secara resmi melakukan pemancangan tiang pertama (groundbreaking) rumah susun Daan Mogot, Jakarta Barat. Rusun ini akan dibangun 8 blok dengan 640 unit yang dibiayai oleh pengembang PT. Kapuk Niaga Indah, PT Agung Podomoro Land, PT Muara Wasesa Samudera.
Ahok berharap dengan adanya pembangunan tahap pertama ini dapat memicu para pengembang untuk segera membayar kewajiban senilai 20 persen. Sebab, dalam setiap perjanjian izin mendirikan bangunan, ada ketentuan membayar kewajiban 20 persen dari total luas tanah yang akan dibangun.
"Maka groundbreaking di Daan Mogot ini menjadi satu titik untuk menggugah pengembang untuk membantu warga DKI Jakarta yang belum mendapatkan rumah, dengan cara membangunkan rusun," ujar Ahok sebelum menekan tombol sirine tanda pemasangan tiang pancang, di Daan Mogot Jakarta Barat, Kamis (20/6).
Lantas, ia menekan tombol sirine dan pemasang tiang pancang tanda pembangunan dimulai dengan target 9 bulan rusun sudah jadi. Rusunawa yang diperuntukkan bagi warga normalisasi sungai dan waduk dengan jumlah 640 KK ini akan dilengkapi dengan fasilitas danau, waduk serta Masjid Agung.
"Kami utamakan normalisasi sungai dan waduk dulu. Areanya bebas. Kayak di Marunda ternyata kerjanya di Cengkareng. Sebentar lagi akan mendata di Marunda. Di sini ada waduk, danau dan Masjid Agung versi pemprov," jelasnya.(mdk/has)