Ahok akan gusur warga yang tinggal di kolong tol, dipindah ke rusun
Penertiban akan dilakukan jika ketersediaan rusun untuk merelokasi warga telah siap.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok bakal terus menggusur bangunan liar yang berada di kolong-kolong tol. Terbaru, Ahok mengatakan akan membongkar bangunan kolong jalan tol Tongkol, Ancol, Jakarta Utara.
"Pokoknya semua yang tinggal di bawah tol harus kami pindahkan ke rusun," ujar Ahok usai meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Jalan Pasir, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (17/5).
Penertiban ini akan dilakukan jika ketersediaan rusun untuk merelokasi warga telah siap. Dia juga menegaskan warga yang kedapatan menduduki lahan yang bukan haknya tidak akan mendapatkan uang kompensasi.
"Cuma kapan? Persediaan rusun itu terbatas ada keterlambatan pembangunan?," tegas mantan politisi Gerindra ini.
Sebelumnya, untuk proses penertiban bangunan-bangunan liar di kolong tol Tongkol ini, Ahok akan bekerja sama dengan Kodam Jaya. Nantinya, kolong tol Tongkol itu akan dijadikan parkir bus wisata.
"Terus kita juga mau kerjasama Kodam bereskan kolong tol Tongkol itu ada satu bangunan tua juga deket situ. Nah kita pengen nanti bus-bus wisata semua parkir di situ," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (4/5) lalu.
Baca juga:
'Penggusuran warga oleh Ahok pesanan cukong'
'Kita enggak pilih Ahok lagi, gubernur tukang gusur rakyat kecil'
Penggusuran Dadap rusuh, Ahok sindir karena bupatinya bukan dia
Gelar kongres di kolong tol, korban penggusuran serukan lawan Ahok
Jika jadi Gubernur DKI, Sandiaga janji tak gusur semena-mena
Ahok sebut relokasi warga tanpa libatkan Polri dan TNI akan dibantai