Agustinus, si pocong yang doyan panjat SUTET
Awal Januari lalu Agustinus juga melakukan aksi serupa di Tower PLN kawasan Senen, Jakarta Pusat.
Agustinus (43) kembali membuat heboh. Pria asal Nusa Tenggara Timur itu, nekat memanjat Tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, dengan mengenakan pakaian ala pocong.
Kelakuan tidak wajar pria paruh baya itu bukan yang pertama. Awal Januari lalu dia juga melakukan aksi serupa di Tower PLN kawasan Senen, Jakarta Pusat.
Saat itu, sekitar pukul 06.00 WIB ketika warga Jakarta lain sedang mulai sibuk melakukan aktivitasnya, Agustinus membasahi tubuhnya dengan bensin di atas Tower PLN. Dengan memegang korek api, dia merengek ingin bertemu dengan anggota DPR.
"Dia ini meminta dipertemukan oleh anggota DPR. Kemungkinan stres kalau tidak, yang tidak puas dengan masalah hukum atau kinerja DPR," Wakapolsek Senen, AKP Kasmono kepada merdeka.com, Kamis (3/1).
Permintaan Agustinus memang terlihat sepele, namun tidak untuk polisi. Beberapa kali polisi membujuk Agustinus untuk turun dari tower, tapi tidak berhasil. Akhirnya polisi memiliki ide berpura-pura menjadi anggota dewan.
Salah satu dari mereka menyamar bak wakil rakyat, lengkap dengan stelan jas. Akhirnya setelah dengan bujuk rayu anggota DPR gadungan, Agustinus mau turun dari tower.
Bisa jadi lantaran merasa dikibuli, Agustinus kembali melakukan aksinya dengan memanjat Tower SUTET Jalan Gatot Subroto. Kali ini tuntutannya tidak lagi ingin ketemu anggota DPR, tapi dia menginginkan temannya dibebaskan dari bui.
Polisi dibantu petugas Pemadam Kebakaran yang berada di lokasi, tidak berhasil membujuk Agustinus. Terinspirasi dengan keberhasilan sebelumnya, polisi dan pemadam kebakaran sepakat memanggil anggota DPR untuk membujuk Agustinus.
Namun kali ini, anggota DPR sungguhan yang dimintai tolong untuk membujuk Agustinus. Tidak lama kemudian datang anggota Komisi III DPR dari Partai Demokrat, Edi Ramli Sitanggang.
"Saya coba ke atas mudah-mudah dia mau bicara, mungkin dia mau jumpa sama Komisi III," kata Edi di lokasi.
Tampaknya, Agustinus tidak menunjukkan keramahan dengan kedatangan anggota dewan itu. Agustinus yang juga membentangkan spanduk bertuliskan 'Bangkit Perang Lawan Mafia', malah mencoba mengusir Edi.
Tidak berhasil membujuk Agustinus, Edi turun tower SUTET dengan tangan hampa. Dia menceritakan Agustinus bersedia tu run, kalau pengacaranya datang menemui.
"Kabarnya pengacara si Agustinus ini bernama Ester," tutur Edi.
Ternyata ucapan Agustinus hanya isapan jempol saja, ketika sore tadi pengacara yang dimaksud datang ke lokasi, tetap saja tidak mampu membuat pria asal Flores tersebut turun.
"Tadi sekitar jam 15.00 WIB, saya sudah ngomong sama dia, permintaanya dia minta kasus perdata tanahnya di Surabaya diselesaikan," kata Ester lokasi sama.
Kasus perdata Agustinus, kata Ester bukanlah kewenangannya. Dia hanya menangani kasus pidana yang ditangani ayah satu anak tersebut. "Kasus pidananya yaitu pembakaran yang dilakukannya di depan PN Jakarta Pusat," ujarnya.
Hari kedua, pocong masih gelantungan di SUTET Gatsu
Frustasi dengan hukum, pria pemanjat tower cari keadilan
Pocong di SUTET Gatsu minta temannya dibebaskan dari bui
Pocong di Sutet menuntut 'Bangkit Perang Lawan Mafia'
Pria berpakaian pocong di atas tower SUTET