Agus: Warga puluhan tahun tinggal jangan terkena akibat kebijakan
Agus: Warga puluhan tahun tinggal jangan terkena akibat kebijakan. Hal itu disampaikan Agus menyikapi banyaknya penggusuran di Jakarta. Solusi mengatasi permukiman padat penduduk di Jakarta adalah mengubah konsep program perumahan rakyat dari horizontal housing menjadi vertical housing.
Permukiman padat penduduk menjadi perhatian cagub nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono. Menurutnya, solusi dari permasalahan itu adalah mengubah konsep program perumahan rakyat dari horizontal housing menjadi vertical housing.
"Menata hunian mereka tanpa menggesernya jauh-jauh. Ini kita anggap sebagai program dijalankan dengan prinsip manusiawi. Duduk bersama. Masyarakat berpuluh tahun tinggal di sini jangan sampai terkena akibat kebijakan," kata Agus kepada awak media di kawasan, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (19/12).
Tidak hanya menata lingkungan tempat tinggal, dirinya juga akan menerapkan perumahan higienis. Yaitu memperhatikan soal limbah, baik itu rumah tangga maupun limbah industri.
"Kita akan review secara keseluruhan. Prinsipnya kita ingin lingkungan perumahan higienis. Kita juga mengimbau pada dunia usaha memperhatikan dampak lingkungan dari operasi usaha mereka. Masyarakat kita ingin mereka aware juga sama kesehatan," tambahnya.
Putra Presiden ke-6 Republik Indonesia (RI), Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ini juga memperbaiki saluran air yang ada di permukiman warga.
"Saluran air harus baik lancar, bebas dari hambatan apalagi sampah warga. Apa yang sudah ada harus lancar. Kalau tidak memungkinkan karena terlalu kecil, harus diperlebar," tutup Agus.
Baca juga:
Jika terpilih, Agus sesumbar buat 100 ruang terbuka 'Kedai Jakarta'
3 Sindiran nyelekit Agus Yudhoyono buat Ahok dalam semalam
Agus Yudhoyono tak akan jadikan Sylvi cuma 'ban serep' di DKI
Siapa cagub paling paham masalah atau yang mewakili Jakarta?
Agus Yudhoyono: Kebahagiaan muncul dari merasa diayomi & didengarkan
Agus Yudhoyono: Kita ingin bangun DKI tanpa menggusur & sakiti warga
Sindir Sumarsono, Agus Yudhoyono sebut transparan pondasi demokrasi