Absen upacara Hari Pendidikan, Ahok pilih terima keluhan warga
Absen upacara Hari Pendidikan, Ahok pilih terima keluhan warga. Sementara itu di luar, di pendopo, ratusan warga nampak tak sabar ingin berfoto dengan mantan politisi Gerindra itu. Mereka mengintip dari jendela ingin melihat bapak tiga orang anak itu menerima pengaduan.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memilih untuk menerima pengaduan dibanding memimpin Upacara Hari Pendidikan Nasional. Dia menerima warga yang mengadu di dalam kantornya, bukan lagi di pendopo Balai Kota DKI Jakarta.
Pantauan merdeka.com, warga yang ingin melakukan pengaduan untuk tetap rapi berbaris di depan pendopo. Nantinya, secara bergantian warga akan dipersilakan langsung menemui mantan Bupati Belitung Timur itu untuk mengadu.
Salah satu warga bernama Sidi meminta agar dibantu mendapatkan KJP bagi anaknya. Ahok lantas langsung menuliskan catatan di map yang dibawa Sidi.
"Tolong bantu percepat buat KJP," tulisnya, Selasa (2/5).
Sementara itu di luar, di pendopo, ratusan warga nampak tak sabar ingin berfoto dengan mantan politisi Gerindra itu. Mereka mengintip dari jendela ingin melihat bapak tiga orang anak itu menerima pengaduan.
Untuk upacara peringatan hari pendidikan nasional, Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat yang mendapatkan disposisi dari Ahok. Biasanya, upacara yang diselenggarakan di Lapangan IRTI Monas tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur DKI Jakarta.
Baca juga:
Geram di Pasar Ikan ada bangunan lagi, Ahok bakal kembali gusur
Cerita relawan Badja merinding lihat banyaknya karangan bunga Ahok
Cerita sedih & kekecewaan warga Kampung Akuarium korban penggusuran
Warga korban penggusuran Pasar Ikan kirimi Ahok karangan bunga
Warga antre berfoto dengan patung koran Ahok-Djarot di Balai Kota
Tak hanya bunga, spanduk wajah Mr Bean juga dikirim buat Ahok-Djarot
Mereka kecewa akan tuntutan Ahok, dari Buni Yani hingga MUI