LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

79.300 Pelanggaran PSBB Penyebab Kawasan Khusus Pesepeda di Jakarta Ditiadakan

Selama melakukan pemantauan, Syafrin menerangkan, pihaknya menemukan warga tetap bersepeda dan menerapkan protokol kesehatan di jalur-jalur sepeda khususnya di sepanjang Jalan Sudirman-Jalan MH Thamrin.

2020-08-16 20:30:00
Car Free Day
Advertisement

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, kebijakan meniadakan Kawasan Khusus Pesepeda (KKP) di 32 titik karena temuan 79.300 kasus pelanggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yakni tidak menggunakan masker.

"Data terakhir dari Satpol PP pelanggaran menggunakan masker mencapai 79.300 pelanggaran (di KKP). Artinya ini angka yang cukup tinggi, oleh sebab itu kami lakukan peniadaan KKP," katanya di Jakarta, Minggu (16/8).

Meski 32 titik bagi pesepeda ditiadakan, warga Jakarta tidak akan terganggu dan tetap dapat bersepeda.

Advertisement

"Bagi warga di 32 KKP yang ditutup atau ditiadakan pelaksanaannya, mereka tetap bisa bersepeda dengan memanfaatkan 62 kilometer jalur sepeda yang sudah tersedia," ujarnya.

Selama melakukan pemantauan, Syafrin menerangkan, pihaknya menemukan warga tetap bersepeda dan menerapkan protokol kesehatan di jalur-jalur sepeda khususnya di sepanjang Jalan Sudirman-Jalan MH Thamrin.

"Tadi saya sudah melakukan pengecekan mulai dari Bundaran Senayan sampai dengan depan Istana, warga Jakarta dalam melaksanakan aktivitas olahraga tidak ada yang berkerumun, tidak ada yang kongkow-kongkow," terangnya seperti dilansir dari Antara.

Advertisement

Sebelumnya, pada Jumat (14/8) Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk meniadakan 32 titik kawasan khusus pesepeda karena ditemukan banyaknya pelanggaran protokol kesehatan mulai dari tidak mengenakan masker hingga warga yang tetap berkerumun.

"Bahkan, ada juga warga yang sudah kami larang untuk berada di area KKP karena rentan penularan COVID-19, seperti lansia, anak-anak usia di bawah sembilan tahun dan para ibu hamil, tetap kami temukan dengan berbagai alasan," ujar Syafrin, Jumat (14/8).

Baca juga:
Kelurahan Senen Jadi Lokasi Tertinggi Kasus Covid-19 di Jakarta
PSBB Transisi Kembali Diperpanjang, Anies Minta Tak Ada Perlombaan Perayaan HUT RI
Rupiah Melemah ke Rp14.775 per USD Dipengaruhi Sentimen Berakhirnya PSBB Jakarta
Politikus PDIP: Pemprov DKI Terlihat Tidak Mampu Membuat Kebijakan Mengatasi Covid-19
Wagub DKI Sebut PSBB Transisi akan Kembali Diperpanjang

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.