LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JAKARTA

4 Saran Ahok demi kebaikan PRJ tandingan di Monas

Meski tergolong sukses PRJ tandingan ini tetap punya kekurangan. Kekurangan ini dicatat Ahok untuk diperbaiki.

2013-06-18 06:00:00
PRJ Monas
Advertisement

Berbagai gebrakan dilakukan Jokowi untuk Jakarta, salah satunya Pekan Produk Kreatif Daerah (PPKD) yang dilangsungkan di Monas dari tanggal 14-16 Juni lalu. Gelaran yang dikenal juga sebagai PRJ tandingan pada akhirnya menunjukkan daya tariknya melebihi Pekan Raya Jakarta yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Selain berlangsung di daerah yang mudah dijangkau, masyarakat juga diuntungkan karena gratis untuk masuk ke acara tersebut. Memang tujuan dari acara besutan Jokowi ini adalah untuk memberikan pesta rakyat yang benar-benar merakyat tidak seperti yang selama ini terjadi pada Pekan Raya Jakarta.

Meski tergolong sukses dan menarik banyak pengunjung, PRJ tandingan ini tetap punya kekurangan. Apalagi rencananya Jokowi akan membuat acara yang sama dengan skala yang lebih besar dari sebelumnya.

Kekurangan-kekurangan pun dicatat oleh Ahok untuk kemudian dicari jalan keluarnya. Berikut adalah 4 saran dan jalan keluar yang disampaikan Ahok.

Monas perlu dibuka sepanjang tahun

Monas sebagai ikon Jakarta rupanya menjadi salah satu faktor dipilihnya Monas sebagai tempat PRJ tandingan berlangsung. Rencananya pun acara tahunan ini akan terus diselenggarakan di Monas. Hal ini dimaksudkan untuk menjadikan Monas sebagai barometer pariwisata Jakarta.

"Monas ini, orang tahunya Monas adalah ikon Jakarta. Sekarang bagaimana memanfaatkan ini," kata Ahok.

Selanjutnya, Ahok punya keinginan agar Monas dapat menjadi magnet yang mampu menarik wisatawan mancanegara. Atas hal itu, dia berencana akan membuka Monas setiap hari.

"Bagaimana orang luar negeri kalau datang, mau lihat semua produk kreatif baik budaya atau makanan apa pun datangnya ke Monas. Jadi monas harus dibuka sepanjang tahun setiap hari," terang Ahok.

Advertisement

Tidak di bawah Dinas Perindustrian dan Energi

Selain tempat, evaluasi juga dilakukan pada panitia pelaksana Pekan Produk Kreatif Daerah (PPKD). Rencananya panitia ajang ini tidak lagi di bawah dinas Perindustrian dan Energi lagi.

"Oiya iya, PPKD kita evaluasi, enggak bisa lagi di bawah SKPD yang energi," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota Jakarta, Senin (17/6).

Menurutnya, selama ini rangkaian acara ulang tahun Jakarta di bawah naungan Dinas Perindustrian dan Energi. Bahkan, ia mengatakan sempat ada kejadian sebuah acara pameran tidak laku.

"Iya, dulu kan enggak pernah laku itu yang selama ini panitia HUT yang harus tangani, harus terpadu semua," ucapnya.

Advertisement

Ruang bawah tanah Monas

Pembenahan juga akan dilakukan terkait parkir lalu lintas di dalam tempat Pekan Produk Kreatif (PPKD). Rencananya Gubernur akan membuat parkir di bawah tanah yang jalurnya terhubung ke Gambir.

"Kita bukan di bawah itu (Diaroma), tapi di bawah taman yang lain dong, ke arah gambir. Makanya mesti ada studi tapi pasti integrasi MRT dan segala macam, itu konsepnya," terang Ahok di Balai Kota Jakarta, Selasa (11/6).

Rencana pembangunan ini pun akan segera direalisasi sebab PRJ tandingan ini akan berlangsung secara intensif di tiap tahunnya.

"Parkir bawah tanahnya disiapkan. Diharapkan tahun depan kita mulai bangun," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama lagi(11/6).

Pengaturan stan dan pedagang

Mantan Bupati Belitung Timur ini juga mencatat evaluasi dari keluhan-keluhan warga yang masuk. Seperti pendingin tidak nyala, sampah hingga keteraturan stan.

"Belum di evaluasi secara keseluruhan, macetnya juga, sampah, PKL yang masuk enggak ada tanda pengenal, AC tidak dingin, macam-macam lah. Namanya juga uji coba kan," katanya.

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.