2 RT di Jakarta Timur Micro Lockdown Gara-Gara Pemudik Positif Covid-19
Dua Rukun Tetangga (RT) di Jakarta Timur memberlakukan Mikro Lockdown. Keputusan itu diberlakukan karena ada pemudik yang terlambat teridentifikasi telah terpapar Covid-19, sehingga menyebarkan ke warga lain.
Dua Rukun Tetangga (RT) di Jakarta Timur memberlakukan Mikro Lockdown. Keputusan itu diberlakukan karena ada pemudik yang terlambat teridentifikasi telah terpapar Covid-19, sehingga menyebarkan ke warga lain.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, warga itu tinggal di RT kawasan Ciracas. "Mulanya ada tiga orang dan kini menyebar ke 10 orang di RT tersebut. Makanya kita lakukan mikro lockdown di sana," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Kamis (20/5).
Yusri menerangkan, hal serupa juga terjadi di RT kawasan Cipayung Jakarta Timur. "Kalau di Cipayung dari 25 warga yang mudik kita lakukan swab antigen ada 16 yang positif dan sekarang semua kita minta isolasi mandiri," ucap dia.
Yusri menerangkan, gerak-gerik warga di RT tersebut dipantau oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tingkat kecamatan dan kelurahan. Dalam hal ini, Kapolres juga berperan aktif mengimbau masyarakat setempat untuk peduli terhadap lingkungan agar tidak ada lagi penyebaran Covid-19.
"Jadi semua yang keluar apapun kita awasi. Jangan sampai nanti ada penyebaran Covid-19," tandas dia.
Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Menko Airlangga Sebut Peserta Kartu Prakerja ialah Pahlawan Ekonomi Nasional
Polisi: 192 Pemudik Kembali ke Jakarta Terpapar Covid-19
Update Sebaran Kasus Covid-19 di Indonesia per 20 Mei 2021
Satgas Minta Layanan Kesehatan Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Usai Lebaran
Ketua Satgas Covid Minta Pemudik Karantina Mandiri 5 Hari Usai Balik dari Mudik