LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JABAR

Warga Lebak Diminta Waspada Edaran Uang Palsu Jelang Puasa, Pahami Ciri-cirinya Ini

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Imaduddin Sahabat mengatakan, salah satu caranya adalah dengan cara meraba pada lembaran uang dicurigai.

2022-03-25 18:52:00
Jabar
Advertisement

Warga diminta waspada terkait peredaran uang palsu menjelang datangnya bulan puasa. Disebutkan Bank Indonesia Provinsi Banten, uang tersebut memiliki ciri-ciri yang bisa dibedakan dengan uang asli.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Imaduddin Sahabat mengatakan, salah satu caranya adalah dengan cara meraba pada lembaran uang dicurigai.

'Kita minta masyarakat dapat mendeteksi dengan melihat untuk mengetahui mana uang asli maupun uang palsu juga diraba dan jika tidak ada kasarnya maka dipastikan palsu," kata Imaduddin di Lebak, Jumat (25/3), dilansir dari ANTARA

Advertisement

Biasanya Terdapat di Pecahan Rp50-100 Ribu

©2014 Merdeka.com/shutterstock.com/Club4traveler

Advertisement

Warga juga diminta lebih teliti saat menerima uang dengan pecahan besar. Menurut Imaduddin, uang palsu kerap beredar dengan pecahan besar Rp50 ribu hingga Rp100 ribu.

Ia mengatakan, pecahan kecil jarang ditemukan jenis yang palsu karena tidak menguntungkan jika diedarkan.

“Masyarakat tentu harus waspada terkait peredaran uang palsu, katanya menambahkan. Umumnya peredaran uang palsu itu muncul pada hari- hari tertentu, karena permintaan konsumsi meningkat, seperti menjelang Ramadan dan Lebaran,” imbuh Imaduddin.

Perhatikan Gambar

Masyarakat dan juga kalangan pedagang diminta untuk memperhatikan kondisi fisik uang. Jika ditemukan tekstur kertas yang tidak kasar, termasuk di gambarnya tidak sesuai maka bisa dipastikan uang tersebut palsu.

Peredaran uang palsu di Indonesia saat ini termasuk paling rendah di dunia. Diukur dari rasio peredaran lembar uang palsu, di sini hanya empat lembar per satu juta atau piece per million (ppm). 

Sedangkan, lanjut Imaduddin, di beberapa negara di dunia ada 100 sampai 150 lembar per 1 juta ppm. Misalnya, kata dia, negara Kanada dan Inggris cukup tinggi peredaran uang palsu hingga 100 -150 lembar dari per 1 juta ppm.

“Jika menemukan uang palsu, langsung dimusnahkan,” tandasnya.

 

(mdk/nrd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.