LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JABAR

Siapkan Program Puspa untuk Tangani Covid-19 di Jabar, Ridwan Kamil Ungkap Manfaatnya

program Puspa diyakini bisa menjadi kunci untuk memperkuat peran Puskesmas dalam penanganan virus Covid-19, dengan menyiapkan sekitar seratus Puskesmas yang tersebar di dua belas daerah di Jawa Barat.

2021-01-27 16:51:00
Jabar
Advertisement

Puskesmas menjadi salah satu garda terdepan di masyarakat dalam membantu penyembuhan pasien Covid-19 di daerah. Untuk memaksimalkan pelayanan, peran dan fungsi dari Puskesmas perlu ditingkatkan.

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat akan memaksimalkan pelayanan bagi para pasien Covid-19 di berbagai wilayah di Jawa Barat melalui program Puspa atau Puskesmas Terpadu dan Juara.

Program Puspa diyakini bisa menjadi kunci untuk memperkuat peran Puskesmas dalam penanganan Covid-19. Pemerintah akan menyiapkan sekitar seratus Puskesmas yang tersebar di dua belas daerah, seperti Kota Bekasi, Kota Depok, Kota Bandung.

Advertisement

Kemudian Kabupaten Bekasi, Kota Cimahi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bandung, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Bandung Barat.

Memperkuat Proses 3T (Tracing, Testing dan Treatment)

Dilansir dari laman Pemprov Jabar, Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil mengatakan, di tahun 2021 ini pihaknya akan mulai menentukan kriteria dari Puskesmas yang akan dipilih dalam program Puspa. Penilaian dimulai dari penentuan lokasi seperti kasus konfirmasi, Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) per kabupaten/kota, sampai kepadatan penduduk.

Advertisement

Sumber Daya Manusia (SDM) dari penyaringan kriteria tersebut akan diarahkan bersama dua staf puskesmas setempat sebagai tenaga kesehatan berbasis tim guna memperketat pelaksanaan 3T (tracing, testing, dan treatment).

"Kita akan menambah SDM dari APBD. Kami perkirakan untuk menyelesaikan masalah Covid-19 harus ada tiga SDM baru yang berkompeten di bidang kesehatan," kata gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu saat melakukan konferensi video dengan dua belas Kepala Daerah di Jabar, terkait Program Penguatan Puskesmas di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (26/1/2021).

Membantu Meringankan Beban Rumah Sakit

Menurut Emil, program tersebut akan menjadi kunci dari penanganan Covid-19 di Jawa Barat dengan memaksimalkan fungsi Puskesmas. Diharapkan program ini bisa mengurangi beban rumah sakit terkait penumpukan pasien.

Diketahui, program tersebut merupakan tindak lanjut dari rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO dalam memperkuat sistem dan SDM di Puskesmas. 

"Kami meyakini apabila kita fokus, maka kita bisa kurangi beban rumah sakit, berdampingan juga dengan vaksinasi yang terus diupayakan," ucapnya. 

Menekan Angka Penyebaran

Ilustrasi Puskesmas/©2021 covid19.go.id/editorial Merdeka.com

Sementara itu, pendiri Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) Diah Saminarsih yang juga Senior Advisor WHO mengatakan, SDM menjadi kunci keberhasilan program Puspa. Sehingga, perekrutan serta pelatihan harus dilakukan sebaik mungkin untuk penguatan Puskesmas di tengah wabah Covid-19.

Menurutnya, upaya penanganan Covid-19 melalui tenaga Puskesmas yang mumpuni, bisa diterapkan sebagai langkah menekan angka sebaran.

“Tidak mudah memperluas trace dan melakukan pelacakan terstruktur dan efektif. Ini nanti nakes yang telah terpilih dan diterjunkan ke puskesmas akan bergabung dengan relawan yang ada di puskesmas yang direkrut di daerah masing masing sehingga pelacakannya diharapkan sesuai dengan target yang ada,” papar Diah. 

(mdk/nrd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.