LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JABAR

Usai Sebut Galuh Brutal dan Situs Batujaya Bohong, Ridwan Saidi: Saya Minta Maaf

Budayawan Betawi Ridwan Saidi Mengklaim Bahwa Situs Batujaya di Karawang Bohong.

2020-02-19 11:15:00
Jabar
Advertisement

Setelah beberapa hari yang lalu budayawan asal Betawi Ridwan Saidi membuat kontroversi dengan menyebut Kerajaan Galuh di Ciamis itu tidak benar-benar ada. Menurutnya, definisi nama Galuh sendiri adalah 'brutal'.

Kini kembali ramai diperbincangkan soal pernyataan Ridawan. Dia mengatakan situs bersejarah Batujaya di Karawang tidak ada alias bohong. Pernyataan kontroversional ini diungkapkan Ridwan lewat sebuah video di kanal Youtube Macan Idealis. Dalam video berjudul, “Terkupas Oleh Ridwan Saidi! Ternyata Tarumanegara adalah kerajaan fiktif" itu, Ridwan Saidi menyebut Kerajaan Tarumanegara adalah fiktif.

Ridwan berpendapat, lokasi situs Batujaya merupakan tempat suci, dia juga menyebutkan tempat tersebut tidak ada candi atau subjek tertentu yang dia sebut dengan, "subject with intens affection".

Advertisement

"Dalam Bahasa Samoa yang artinya tempat suci dan tidak ada political power," ujarnya Ridwan Saidi dalam video yang diunggah pertengan 2019 lalu itu.

Situs Batujaya Sudah Resmi Jadi Cagar Budaya

Pernyataan Ridwan Saidi lantas menjadi kontroversi, pernyataannya bertentangan dengan kesejarahan Jawa Barat. Dilansir dari Jabarnews.com, Situs Batujaya sudah ditetapkan sebagai cagar budaya.

Advertisement

candi.perpusnas.go.id

Penetapan itu tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 70/M/2019 tentang Kawasan Cagar Budaya Batujaya Sebagai Kawasan Cagar Budaya Tingkat Nasional.

Badan Arkeolog Jawa Barat menyatakan terdapat 62 reruntuhan dan beberapa bentuk peninggalan lainnya di Situs Batujaya. Dan, saat ini pemerintah sedang menyiapkan Batujaya sebagai Cagar Budaya Nasional. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga sudah mengesahkan Batujaya sebagai Kawasan Cagar Budaya pada 11 Maret 2019 lalu.

Pendapat Ridwan Soal Situs Batujaya

Dilansir dari Jabarnews.com, Ridwan mengatakan bangunan yang sudah ada di Situs Batujaya itu bukan candi Budha yang berasal zaman Kerajaan Tarumanegara. Menurutnya, situs tersebut merupakan unur atau makam dari Raman, pengikut Ratu Syeba dari Ethiopia.

Ridwan menglaim dari pernyataan Bujangga Manik dalam naskah Sunda lama yang berbunyi Lalampahan Bujangga Manik.

"Saat sampai di Batujaya, Bujangga Manik tak menyebut kata candi di sana... Bujangga Manik menyebut situs Batujaya dengan 'Ramanea' atau Tuanku Raman," jelas Ridwan Saidi.

Ridwan Saidi Minta Maaf

Tak disangka, pernyataan Ridwan Saidi terkait sejarah Kerajaan Galuh dan keberadaan Situs Batujaya membuat kegaduhan di kalangan masyarakat. Beberapa hari lalu, Ridwan diundang ke salah satu acara di TVOne, Talkshow, dan memberikan klarifikasi terkait pernyataannya.

2020 Merdeka.com/Youtube Talk Show TVOne

"Kalau yang saya hidangkan itu membuat ketidakenakan dan gaduh, saya minta maaf berkali-kali," ucap Ridwan dalam video yang diunggah, Minggu (16/2) di kanal Youtube Talk Show TVOne itu.

Selain minta maaf, Ridwan juga meminta masyarakat untuk menghormati pemikiran dan pendapatnya.

(mdk/nrd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.