LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JABAR

Potret Pasar Pakaian Bekas Gedebage yang Kembali Buka, Pedagang Pilih Habiskan Stok

Aktivitas para penjual pakaian impor bekas kembali terlihat di Pasar Cimol Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat. Para pedagang kembali membuka lapaknya karena ingin menghabiskan stok jualan. Sebelumnya mereka menutup lapak ini selama dua hari, setelah pemerintah mengumumkan pelarangan peredaran pakaian bekas.

2023-03-28 13:09:00
Jabar
Advertisement

Aktivitas para penjual pakaian impor bekas kembali terlihat di Pasar Cimol Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat. Para pedagang kembali membuka lapaknya karena ingin menghabiskan stok jualan. Sebelumnya mereka menutup lapak ini selama dua hari, setelah pemerintah mengumumkan pelarangan peredaran pakaian bekas.

Terlihat berbagai jenis pakaian mulai dari kaus, celana, kemeja sampai jaket kembali memenuhi gantungan-gantungan di lapak. Penjual dengan sigap menawarkan produk, dan merapikannya di sana.

Harga yang ditawarkan pedagang juga masih tetap sama, yakni berkisar puluhan ribu sampai ratusan ribu, tergantung jenis dan merek yang dijual. Saat ini aktivitas jualan pun kembali berjalan normal seperti sedia kala. Berikut potret-potretnya.

Advertisement

Harga yang Dijual Mulai dari Rp10 Ribu

©2023 YouTube Liputan6 SCTV/ Merdeka.com

Advertisement

Dikutip dari kanal YouTube Liputan6 SCTV, Selasa (28/3), untuk pakaian yang dijual memiliki harga yang bervariasi. Baju gamis perempuan misalnya, di Pasar Cimol Gedebage, Kota Bandung, penjual membanderolnya seharga Rp10 ribu.

Kemudian untuk kemeja pria berwarna putih, beberapa pedagang menjualnya secara Borongan yakni Rp100 ribu per lima kemeja, yang artinya satu potong harganya hanya berkisar Rp20 ribu.

Sedangkan untuk jaket harganya tergantung merek, dan bahan. Dimulai dari Rp35 ribu sampai ratusan ribu. Bahkan paling mahal terdapat jaket dengan harga di angka Rp450 ribu karena memiliki merek yang mentereng.

©2023 YouTube Liputan6 SCTV/ Merdeka.com

Pedagang Takut Barangnya Disita

©2023 YouTube Liputan6 SCTV/ Merdeka.com

Sementara itu, ketua paguyuban pedagang Pasar Cimol Gedebage Bandung, Rusdianto mengungkapkan alasan para pedagang di sana menutup lapaknya. Hal itu dilakukan lantaran mereka khawatir dagangannya disita polisi.

“Penutupan sebelumnya karena ada sidak dari Kementerian Perdagangan RI yang didampingi oleh polda” kata Rusdianto.

Terlebih kegiatan sidak dan pemusnahan juga sudah dilakukan oleh pemerintah dan pihak berwenang. Walau demikian, penutupan merupakan inisiatif murni dari pedagang tanpa ada intervensi dari pihak manapun.

“Ini juga murni merupakan inisiatif dari para pedagang saja dan tidak ada perintah dari pihak-pihak manapun” ujarnya.

©2023 YouTube Liputan6 SCTV/ Merdeka.com

Pro Kontra Masyarakat

©2023 YouTube Liputan6 SCTV/ Merdeka.com

Sementara itu bagian besar konsumen mengaku keberatan adanya aturan pelarangan pakaian impor bekas oleh pemerintah. Alasannya macam-macam, termasuk karena dianggap lebih murah.

“Karena sebagai pengguna, saya nggak setuju sih. Karena ketika ini dilarang saya jadi nggak punya pilihan lain” kata konsumen pakaian bekas bernama Salman.

Menurut masyarakat, harga yang dijajakan penjual pakaian bekas impor tidak semahal pakaian serupa yang baru.

“Saya kurang setuju karena kalau beli barang baru harganya mahal banget. Beda banget dengan thriftingan” kata  Noval, pengguna pakaian bekas impor.

(mdk/nrd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.