LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JABAR

Penyebab Rabun Senja yang Perlu Diketahui, Salah Satunya karena Kekurangan Vitamin

Meskipun rabun senja memengaruhi kemampuan seseorang untuk melihat dalam kondisi cahaya redup, bukan berarti mereka mengalami kebutaan total. Rabun senja mungkin hanya membuat seseorang kesulitan melihat rambu-rambu jalan saat mengemudi di malam hari.

2022-09-15 16:45:00
Jabar
Advertisement

Rabun senja adalah jenis gangguan penglihatan yang juga dikenal sebagai nyctalopia. Orang yang menderita rabun senja mengalami penglihatan yang buruk di malam hari atau di lingkungan yang remang-remang.

Meskipun rabun senja memengaruhi kemampuan seseorang untuk melihat dalam kondisi cahaya redup, bukan berarti mereka mengalami kebutaan total. Rabun senja mungkin hanya membuat seseorang kesulitan melihat rambu-rambu jalan saat mengemudi di malam hari. Atau membutuhkan waktu yang lebih lama untuk beradaptasi saat beralih dari terang ke gelap.

Rabun senja adalah gejala dari beberapa kondisi yang mendasarinya, yang mungkin memiliki beberapa penyebab. Dalam artikel kali ini, kami akan membahas apa saja penyebab rabun senja beserta gejalanya, dikutip dari optometrists.org.

Advertisement

Kekurangan Vitamin A

Penyebab rabun senja yang pertama adalah kekurangan vitamin A. Kekurangan vitamin A adalah salah satu penyebab rabun senja yang paling umum. Jumlah vitamin A yang tidak mencukupi dalam tubuh mempengaruhi produksi rhodopsin, pigmen yang diperlukan untuk penglihatan di malam hari. Rabun senja biasanya menjadi salah satu tanda pertama dari kekurangan vitamin A.

Katarak

Penyebab rabun senja yang kedua yaitu katarak. Katarak umumnya berkembang sebagai bagian dari proses penuaan alami, karena protein yang membentuk lensa mata mulai mengkristal dan mengeras.

Advertisement

Katarak memengaruhi kejernihan penglihatan, menyebabkan penglihatan kabur, silau dan adanya halo di sekitar cahaya terang. Penurunan penglihatan malam dan kesulitan mengemudi di malam hari biasanya merupakan tanda pertama dari katarak yang berkembang.

©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Tyler Olson

Glaukoma

Penyebab rabun senja yang ketiga yakni glaukoma. Glaukoma terjadi ketika tekanan di dalam mata meningkat dan menyebabkan kerusakan progresif pada saraf optik. Penyakit ini memengaruhi penglihatan siang dan malam hari, di mana yang pertama mempengaruhi penglihatan tepi, dan kemudian penglihatan sentral.

Degenerasi Makula

Penyebab rabun senja yang keempat adalah degenerasi makula. Degenerasi makula adalah penyakit mata yang mempengaruhi kesehatan retina, dan menyebabkan bintik-bintik buta serta distorsi gambar pada penglihatan siang dan malam hari.

Diabetes

Penyebab rabun senja yang kelima yakni diabetes. Diabetes dapat memengaruhi bentuk lensa mata dan menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah di mata, sehingga menyebabkan kondisi yang disebut retinopati diabetik. Salah satu gejala pertama retinopati diabetik adalah penglihatan malam yang buruk.

Kondisi Bawaan

Rabun senja juga bisa disebabkan karena kondisi bawaan. Kondisi bawaan yang menyebabkan masalah dengan pigmentasi mata dapat menurunkan penglihatan malam atau menyebabkan rabun senja total. Gangguan kongenital umum yang terkait dengan rabun senja disebut Sindrom Usher.

Myopia

Miopia terjadi ketika gambar dan objek yang jauh tampak buram, atau kita mengenalnya sebagai rabun jauh. Jika Anda tidak dapat melihat dengan jelas di siang hari, atau jika Anda memerlukan resep optik baru, penglihatan dalam kondisi yang minim cahaya akan sama buramnya dengan penglihatan di siang hari.

Pembedahan Refraktif

Penyebab rabun senja yang terakhir yaitu karena pembedahan refraktif. Pembedahan refraktif seperti Lasik dan PRK, akan mengubah bentuk kornea untuk meningkatkan penglihatan, namun dapat memengaruhi cara cahaya dibelokkan saat memasuki mata. Akibatnya, silau dan lingkaran cahaya di sekitar lampu jalan dan lampu depan dapat memengaruhi penglihatan di malam hari.

Cara Mencegah Rabun Senja

Rabun senja yang disebabkan oleh cacat lahir atau kondisi genetik, seperti sindrom Usher, tidak bisa dicegah. Namun, Anda dapat memantau kadar gula darah dan mengonsumsi makanan seimbang untuk mengurangi kemungkinan penyebab rabun senja.

diamondvision.com

Makan makanan yang kaya antioksidan, vitamin, dan mineral, yang dapat membantu mencegah katarak. Selain itu, pilihlah makanan yang mengandung vitamin A yang tinggi untuk mengurangi risiko rabun senja.

Makanan berwarna oranye tertentu merupakan sumber vitamin A yang sangat baik, seperti:

• blewah
• ubi jalar
• wortel
• labu
• labu mentega
• mangga

Vitamin A juga ada di:

• bayam
• collard hijau
• susu
• telur

(mdk/ank)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.