LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JABAR

Penyebab Kanker Tulang, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Kanker tulang sering didiagnosis dalam keadaan terlambat. Ada 53 jenis kanker tulang yang dapat menyerang tulang manapun di dalam tubuh dan penderita pada umumnya berusia belasan tahun.

2020-12-01 13:00:00
Kanker Tulang
Advertisement

Kanker tulang merupakan salah satu jenis kanker yang cukup sering dijumpai di Indonesia. Berbeda dengan kanker mulut rahim dan kanker payudara, informasi tentang gejala kanker tulang masih sangat sedikit.

Oleh karenanya, kanker tulang sering didiagnosis dalam keadaan terlambat. Ada 53 jenis kanker tulang yang dapat menyerang tulang manapun di dalam tubuh dan penderita pada umumnya berusia belasan tahun.

Di Indonesia sendiri kanker tulang menempati prevelensi terbanyak ketiga setelah kanker darah dan kanker mata. Namun, dalam hal ini belum banyak masyarakat yang menyadari adanya kanker tulang, karena gejalanya mirip dengan reumatik dan osteoporosis yakni nyeri di bagian tulang atau sendi dan adanya pembengkakan atau benjolan.

Advertisement

Untuk mencegah risiko yang lebih bahaya maka sangat penting untuk mengetahui apa saja yang menjadi penyebab kanker tulang dan cara mengatasinya. Berikut ini informasi lengkap mengenai penyebab kanker tulang yang telah dirangkum merdeka.com melalui alodokter.com dan kanker.kemkes.go.id.

Penyebab Kanker Tulang

Menurut Fuchs dan Pritchad, kanker tulang atau osteosarkoma dapat disebabkan oleh beberapa faktor yaitu:

Advertisement

  1. Senyawa kimia: Senyawa antrasiklin dan senyawa pengalki beryllium dan methylcholanthrene yang merupakan senyawa yang dapat menyebabkan perubahan genetik.
  2. Virus: Rous sarcoma virus yang mengandung gen V-Src yang merupakan proto-onkogen, virus FBJ yang mengandung proto-onkogen c-Fos yang menyebabkan kurang responsif terhadap kemoterapi.
  3. Radiasi, dihubungkan dengan sarcoma sekunder pada orang yang pernah mendapatkan radiasi terapi kanker.
  4. Lain-lain
  • Penyakit lain : Paget's disease, osteomielitis kronis, osteochondroma, poliostotik displasia fibrosis, eksostosis herediter multipel dll.
  • Genetik : Sindrom Li-Fraumeni, Rationoblastoma, sindrom Werner, Rothmund-Thomson, Bloom
  • Lokasi implan logam

Gejala Kanker Tulang

Secara umum, gejala kanker tulang dapat memberikan tanda atau sinyal kepada tubuh berupa :

1. Nyeri
Penderita kanker tulang akan merasakan nyeri pada area tulang yang terkena. Awalnya, nyeri hanya terasa sesekali, namun akan menjadi makin sering seiring pertumbuhan kanker. Nyeri akan makin terasa saat bergerak dan biasanya memburuk di malam hari.

2. Pembengkakan
Pembengkakan dan peradangan muncul di area sekitar tulang yang terkena kanker. Apabila pembengkakan terjadi di tulang dekat persendian, penderita akan sulit menggerakkan sendi.

3. Tulang Rapuh
Kanker tulang menyebabkan tulang menjadi rapuh. Bila semakin parah, cedera ringan saja dapat menyebabkan patah tulang.

Cara Mengatasi Kanker Tulang

Operasi
Cara mengatasi kanker tulang yang pertama adalah dengan melakukan operasi. Dalam hal ini operasi bertujuan untuk mengangkat seluruh kanker. Tergantung ukuran tumor dan lokasinya, dalam hal ini dokter bisa melakukan operasi untuk mengangkat kankernya saja atau juga mengangkat otot dan jaringan lain yang terkena kanker.

Pada beberapa kasus, dokter akan mengangkat tulang dan sendi atau bahkan melakukan amputasi. Jika prosedur ini yang dilakukan, pasien akan diberikan prostesis (kaki atau tangan palsu) untuk menggantikan fungsi organ yang diamputasi.

Kemoterapi
Cara mengatasi kanker tulang lainnya adalah dengan menjalani kemoterapi yang merupakan pemberian dua obat atau lebih untuk membunuh sel kanker. Obat yang diberikan bisa dalam bentuk pil, infus, atau kombinasi keduanya.

Kemoterapi sendiri dapat dilakukan sebelum operasi untuk menyusutkan sel kanker agar lebih mudah diangkat. Lamanya kemoterapi yang perlu dijalani pasien tergantung pada tingkat penyebaran osteosarcoma.

Untuk osteosarcoma yang belum menyebar luas, dokter dapat menganjurkan kemoterapi beberapa bulan sebelum operasi. Kemoterapi setelah operasi dilakukan untuk membunuh kanker yang mungkin masih tersisa.

Radioterapi
Selain operasi dan kemoterapi, penderita kanker tulang juga dapat mengatasi penyakitnya dengan radioterapi yang merupakan terapi yang menggunakan sinar-X atau sinar proton untuk membunuh sel kanker.

Terapi ini dilakukan dengan mengarahkan sinar radiasi tingkat tinggi tersebut ke bagian tubuh di mana osteosarcoma berada. Radioterapi dilakukan pada pasien yang tidak bisa menjalani operasi atau jika masih ada sel kanker yang tersisa.

(mdk/nof)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.