LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JABAR

Penyakit Menular Adalah Infeksi yang dapat Menyebar, Begini Cara Pencegahannya

Penyakit menular adalah penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme patogen, seperti bakteri, virus, parasit atau jamur, yang dapat menyebar, secara langsung maupun tidak langsung, dari satu orang ke orang lain.

2020-08-04 11:45:00
Jabar
Advertisement

Saat ini, pandemi COVID-19 masih belum berhenti meneror orang-orang di seluruh dunia. Meskipun ada beberapa negara yang mengaku sudah berhasil menanggulangi penyakit ini, mereka masih tetap waspada terhadap kemungkinan penyebaran yang masih bisa terjadi.

Penyakit menular memang beberapa kali telah membuat kehebohan di dunia. Tercatat beberapa penyakit menular seperti wabah hitam, flu spanyol, cacar, ebola, pernah menggemparkan masyarakat dunia, dan bahkan menelan korban jiwa dalam jumlah yang banyak.

Namun sebenarnya, apa penyakit menular itu? Dikutip dari situs resmi World Health Organization (WHO), penyakit menular adalah penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme patogen, seperti bakteri, virus, parasit atau jamur, yang dapat menyebar, secara langsung maupun tidak langsung, dari satu orang ke orang lain.

Advertisement

Selain dapat menular dari satu orang ke orang lain secara langsung, penularan yang bisa terjadi dalam penyakit menular adalah melalui serangga atau hewan. Seseorang juga dapat terinfeksi penyakit melalui makanan atau air yang terkontaminasi atau yang sudah terpapar.

Gejala Penyakit Menular

Setiap penyakit menular memiliki tanda dan gejala spesifik masing-masing. Namun ada beberapa gejala umum yang biasa terjadi pada penderita penyakit menular. Dikutip Mayo Clinic, tanda dan gejala yang umum terjadi pada beberapa penyakit menular adalah:

Advertisement
  • Demam;
  • Diare;
  • Kelelahan;
  • Nyeri otot;
  • Batuk.

©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Sashkin 

Penyebab Penyakit Menular

Terdapat beberapa hal yang menjadi penyebab munculnya penyakit menular. Penyebab penyakit menular adalah sebagai berikut:

  • Bakteri. Organisme satu sel ini bertanggung jawab untuk penyakit menular seperti radang tenggorokan, infeksi saluran kemih, dan TBC.
  • Virus. Dengan ukuran yang lebih kecil dari bakteri, virus menyebabkan banyak penyakit mulai dari flu biasa hingga AIDS.
  • Jamur. Banyak penyakit kulit, seperti kurap dan kaki atlet, disebabkan oleh jamur. Jenis jamur lain dapat menginfeksi paru-paru atau sistem saraf Anda.
  • Parasit. Malaria disebabkan oleh parasit kecil yang ditularkan oleh gigitan nyamuk. Parasit lain dapat ditularkan ke manusia dari kotoran hewan.

Cara Penyakit Menular

Shutterstock/DJTaylor

1. Kontak langsung

Cara mudah dalam menularkan suatu penyakit menular adalah dengan melakukan kontak langsung dengan seseorang atau hewan yang terinfeksi. Penyakit menular dapat menyebar melalui kontak langsung seperti:

  • Dari orang ke orang. Penyakit menular umumnya menyebar dengan cara transmisi langsung suatu bakteri, virus atau kuman dari satu orang ke orang lain. Ini bisa terjadi ketika seseorang yang telah terinfeksi bakteri atau virus menyentuh, mencium, batuk, atau bersin pada seseorang yang tidak terinfeksi. Kuman-kuman ini juga dapat menyebar melalui pertukaran cairan tubuh dari kontak seksual.
  • Dari hewan ke orang. Gigitan atau goresan akibat garukan atau cakar dari hewan yang terinfeksi dapat membuat Anda ikut terinfeksi, dan dalam keadaan ekstrem, hal ini bisa berakibat fatal. Melakukan kontak dengan kotoran hewan juga bisa menjadi sumber penularan. Misalnya, Anda bisa terinfeksi penyakit toksoplasmosis ketika melakukan kotak kotoran kucing Anda.
  • Ibu dari anak yang belum lahir. Seorang wanita hamil juga dapat menularkan kuman yang menyebabkan penyakit menular ke bayinya yang belum lahir. Beberapa kuman dapat melewati plasenta atau melalui ASI. Kuman di vagina juga bisa ditularkan ke bayi saat lahir.

2. Kontak tidak langsung

Organisme penyebab penyakit juga dapat ditularkan melalui kontak tidak langsung. Banyak kuman dapat hidup pada benda mati, seperti meja, gagang pintu, atau gagang keran.

Ketika Anda menyentuh kenop pintu yang sebelumnya disentuh oleh seseorang yang menderita flu atau pilek, misalnya, Anda juga dapat berisiko mengambil kuman yang ditinggalkannya di sana.

Jika Anda menyentuh mata, mulut, atau hidung setelah menyentuh sesuatu di tempat umum tanpa mencuci tangan, dapat meningkatkan risiko penularan kepada diri Anda.

3. Gigitan serangga

Cara penularan lain dari penyakit menular adalah melalui serangga. Beberapa kuman akan memanfaatkan serangga, seperti nyamuk, lalat, atau kutu, untuk berpindah dari satu inang ke inang lainnya.

Operator ini dikenal sebagai vektor. Nyamuk dapat membawa parasit malaria atau virus West Nile. Sedangkan kutu rusa dapat membawa bakteri yang menyebabkan penyakit Lyme.

4. Kontaminasi makanan

Kuman penyebab penyakit juga dapat menginfeksi melalui makanan dan minuman yang telah terkontaminasi. Mekanisme penularan ini memungkinkan kuman disebarkan ke banyak orang melalui satu sumber.

Escherichia coli (E. coli), misalnya, adalah bakteri yang ada pada makanan tertentu, seperti hamburger yang kurang matang, atau jus buah yang tidak dipasteurisasi.

Cara Mencegahan Penyakit Menular

©Pixabay

Beberapa cara pencegahan penyakit menular adalah:

1. Mencuci tangan

Sangat penting untuk menjadikan aktivitas ini sebagai kebiasaan yang dilakukan sebelum dan sesudah menyiapkan makanan, sebelum makan, setelah menggunakan toilet, atau setelah pulang dari kegiatan di luar rumah.

Cobalah untuk tidak menyentuh mata, hidung atau mulut Anda dengan tangan Anda, karena itu adalah cara umum kuman masuk ke dalam tubuh.

2. Vaksinasi

Vaksinasi dapat secara drastis mengurangi peluang Anda tertular banyak penyakit. Pastikan untuk tetap mendapatkan informasi tentang vaksinasi untuk Anda maupun untuk anak-anak Anda.

3. Tetap di rumah saat sakit

Jangan pergi bekerja jika kondisi kesehatan Anda sedang tidak baik. Ketika Anda mengalami muntah, diare, atau demam akan lebih baik untuk tetap beristirahat di rumah. Juga, jangan bawa anak Anda ke sekolah jika ia juga kondisi tubuh mereka sedang menurun.

4. Siapkan makanan dengan cara aman

Pastikan meja dan permukaan dapur lainnya bersih saat menyiapkan makanan. Masak makanan sampai suhu yang tepat, dan bila perlu, gunakan termometer makanan untuk memeriksa kematangan. Untuk daging giling, setidaknya bersuhu 160 F (71 C); untuk unggas, 165 F (74 C); dan untuk sebagian besar daging lainnya, setidaknya 145 F (63 C).

5. Praktikkan hubungan seks yang aman

Selalu gunakan kondom jika Anda atau pasangan memiliki riwayat penyakit seksual yang menular.

6. Jangan berbagi barang pribadi

Gunakan sikat gigi, sisir, dan pisau cukur Anda sendiri. Hindari berbagi gelas minum atau peralatan makan.

(mdk/ank)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.