Pemuda di Sukabumi Pilih Tidur di Rel hingga Terserempet KA, Ternyata Ini Penyebabnya
Seorang pemuda berinisial MAA (28), warga Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, hampir kehilangan nyawanya usai terserempet kereta api salah satu di perlintasan rel, Minggu, (12/6). Sebelumnya Ia diketahui sempat tertidur pulas di sana.
Seorang pemuda berinisial MAA (28), warga Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barathampir kehilangan nyawanya usai terserempet kereta api di salah satu perlintasan rel, Minggu, (12/6). Sebelumnya Ia diketahui sempat tertidur pulas di sana.
Dilansir dari ANTARA, akibat kejadian tersebut korban didapati menderita luka serius hingga harus dirujuk ke rumah sakit.
"Korban berhasil diselamatkan dengan dilarikan ke Rumah Sakit Hermina. MAA mengalami luka pada beberapa bagian anggota tubuh karena terserempet kereta api," kata Kapolsek Kebonpedes, Iptu Tommy Ganhani, Minggu (12/6).
Pilih Tidur di Rel
© pixabay.com/Fotoworkshop4You
Dikatakan Iptu Tommy, kejadian tersebut bermula saat korban bersama rekannya memilih istirahat di sebuah rel kereta api. Saat itu keduanya baru pulang dari kampung tetangga, di wilayah Awilega. MAA dan temannya memilih beristirahat di sana karena merasa kelelahan.
Tak disangka MAA justru tertidur pulas di area rel, hingga sebuah kereta api rute Sukabumi – Cipatat melaju kencang dan langsung menyerempet tubuhnya. Akibat kejadian itu, MAA juga dikabarkan sempat terseret hingga beberapa meter dan berhasil diselamatkan.
Sempat Dibangunkan Namun Tak Berhasil
Rekan korban yang mengetahui datangnya kereta api itu mencoba membangunkan MAA. Tetapi karena tidurnya terlalu lelap, rekannya kesulitan membangunkannya.
Usaha membangunkan korban secepatnya tidak berhasil dan kereta api kian dekat, hingga akhirnya kecelakaan pun tidak dapat dielakkan.
Aparat kepolisian langsung mendatangi ke tempat kejadian kecelakaan setelah mendapatkan informasi dari petugas Stasiun Gandasoli, Kecamatan Kebonpedes, yang melaporkan terjadi kecelakaan orang di jalur perlintasan kereta api.
Imabauan Polisi
Dalam kesempatan itu, Kapolsek Kebonpedes, Iptu Tommy Ganhani mengimbau kepada masyarakat agar tidak sekali-kali beristirahat di tempat yang membahayakan nyawa, seperti di perlintasan kereta api.
Menurutnya, tindakan tersebut akan sangat membahayakan jiwa terutama bila terjadi lalai hingga tertidur akibat kelelahan seperti pada kasus yang terjadi. Hal itu akan sangat beresiko menghilangkan nyawa sendiri atau terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan.
"Dengan adanya kejadian ini kami mengimbau warga berhati-hati saat beraktivitas di jalur perlintasan kereta api karena dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan," imbau Iptu Tommy Ganhani.