LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JABAR

Pemkab Bekasi Optimis Capai Herd Immunity Dua Pekan Lagi, Terapkan Strategi Ini

Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi Dani Ramdan di Cikarang, Senin (20/9) mengatakan, pihaknya telah menerapkan sejumlah strategi terkait vaksinasi, termasuk untuk menyongsong penurunan PPKM ke level 2. Adapun strategi yang dipakai adalah Berani (Bekasi Berantas Pandemi)

2021-09-21 12:40:00
Jabar
Advertisement

Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 setempat menargetkan kekebalan kelompok akan tercapai dalam dua pekan mendatang.

Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi Dani Ramdan di Cikarang, Senin (20/9) mengatakan, pihaknya telah menerapkan sejumlah strategi terkait vaksinasi, termasuk untuk menyongsong penurunan PPKM ke level 2.

"Selain untuk menekan kasus penyebaran, target itu dicanangkan demi menurunkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ke level 2," kata Dani, kemarin, melansir Antara.

Advertisement

Vaksinasi Massal Jaring 70.000 Orang

RS Siloam siapkan tenda isolasi untuk pasien virus corona©Liputan6.com/Herman Zakharia

Advertisement

Dani mengungkapkan, penekanan yang dilakukan sejauh ini masih seputar percepatan capaian vaksinasi dengan dukungan sejumlah kalangan. Bahkan dalam satu hari pihaknya pernah mencatat sebanyak 70.000 orang telah berhasil disuntik vaksin.

Dari angka itu dirinya optimis kekebalan kelompok bisa segera terwujud dalam kurun waktu dua pekan.

"Jadi tentu saja ini target yang optimistis akan tercapai. Dengan segala percepatan yang dilakukan serta vaksinasi massal yang didukung seluruh kalangan, dalam satu-dua pekan ini optimis targetnya akan tercapai," katanya.

Giatkan Program Berani

Sebelumnya, pada awal Agustus 2021 lalu pemkab juga sudah menggiatkan program Berani (Bekasi Berantas Pandemi), di mana program vaksinasi digencarkan di puskesmas hingga klinik, mendatangi masyarakat hingga digelar besar-besaran di stadion Wibawa Mukti.

Menurut dia, capaian vaksinasi harian kini meningkat signifikan dari semula hanya sekitar 12.000-15.000 vaksin per hari menjadi hingga 40.000 sampai 50.000 vaksin. Rekor vaksinasi tertinggi terjadi pada Agustus lalu mencapai lebih dari 70.000 vaksin.

"Kalau laju harian vaksinasi bisa lebih dari 30.000-40.000 per hari, seperti rekor yang pernah dicapai kemarin sampai 70.000 per hari, maka menurut perhitungan Satgas Provinsi, pada Oktober 2021 Kabupaten Bekasi bisa menuntaskan 80 persen target vaksinasi," katanya.

Kerahkan Relawan

Tercapainya angka ribuan penerima vaksin memang tak terlepas dari bantuan para relawan yang juga bertambah signifikan untuk menyukseskan program.

Berdasarkan catatannya, relawan kesehatan di Kabupaten Bekasi semula hanya 600 orang kini mencapai 4.000 orang. Hal ini juga ditunjang dengan aktifnya pemerintah daerah dalam mengajukan pasokan vaksin ke pusat sehingga ketersediaan wilayah Kabupaten Bekasi tercukupi.

"Jadi bukan hanya dilihat kasusnya yang memang sudah sangat menurun, tapi jika ingin PPKM turun ke level 2 ada syarat baru yaitu tingkat vaksinasi harus mencapai 70 persen. Sekarang sudah mencapai 52 persen, semoga dalam satu atau dua minggu ke depan, kita mencapai 70 persen itu sehingga bisa turun ke level 2," ucapnya.

Optimalkan Ruang isolasi Terpusat

Tes swab antigen usai libur Lebaran di Bekasi©Liputan6.com/Herman Zakharia

Dani menambahkan, langkah lain yang selama ini dilakukan pemkab adalah dengan penerapan tempat isolasi mandiri terpusat, percepatan vaksinasi, serta disiplin menerapkan protokol kesehatan ketat.

Dari situ, kegiatan vaksinasi Covid-19 berhasil menjangkau 52 persen atau sedikitnya 1.257.253 warga untuk dosis pertama, sehingga digencarkannya vaksinasi masif, dalam dua pekan ke depan, target herd immunity akan berada di angka 70 persen untuk tahap pertama.

"Kasus Covid-19 kita harus tetap berada di bawah, oleh karena itu caranya pertama yang kami terapkan agar setiap kasus positif harus isolasi di tempat isolasi terpusat, kedua vaksinasinya dipercepat, yang ketiga masker tetap dipakai," pungkas Dani.

(mdk/nrd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.