LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. JABAR

ODP Adalah Orang Dalam Pemantauan, Berikut Istilah Lain yang Perlu Dipahami

Istilah-istilah seperti OTG, PDP, atau ODP adalah istilah yang digunakan untuk mengkategorikan seseorang yang rentan terhadap penularan virus corona ini. OTG sendiri adalah singkatan dari orang tanpa gejala. PDP adalah pasien dalam pengawasan, sedangkan ODP adalah orang dalam pemantauan.

2020-08-14 11:00:00
Covid-19
Advertisement

Pemberitaan terkait virus corona atau Covid-19, saat ini masih banyak menghiasi headline. Sejak kemunculannya di awal tahun ini, pandemi Covid-19 selalu menjadi perhatian utama di seluruh dunia. Penularannya yang luar biasa cepat mengakibatkan banyaknya korban jiwa hampir di seluruh dunia.

Dengan penyebaran virus yang sulit dikontrol, akhirnya banyak negara memutuskan untuk menerapkan kebijakan seperti physical distancing, social distancing, hingga lockdown. Masyarakat pun diharapkan untuk tidak banyak beraktivitas di luar rumah untuk meminimalisir penularan virus ini.

Perkembangan Covid-19 yang begitu cepat, memang banyak memunculkan istilah-istilah yang jarang terdengar oleh kita. Dengan pemberitaan terkait pandemi ini yang muncul setiap hari di berbagai media, Anda pasti sudah sering mendengar istilah seperti OTG, PDP, atau pun ODP.

Advertisement

Istilah-istilah seperti OTG, PDP, atau ODP adalah istilah yang digunakan untuk mengkategorikan seseorang yang rentan terhadap penularan virus corona ini. OTG sendiri adalah singkatan dari orang tanpa gejala. PDP adalah pasien dalam pengawasan, sedangkan ODP adalah orang dalam pemantauan.

Istilah-istilah tersebut sebaiknya Anda ketahui dengan baik, agar setiap pemberitaan dan informasi terkait Covid-19 bisa Anda pahami:

Advertisement

OTG (Orang Tanpa Gejala)

©2020 Merdeka.com

Selain ODP, OTG merupakan istilah yang sering digunakan untuk seseorang yang terpapar virus corona, tapi tidak menunjukkan gejala atau hanya memiliki gejala yang sangat ringan.

Meski tanpa gejala, atau hanya bergejala ringan, OTG juga tetap harus melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari, dengan pemantauan oleh petugas pemantau melalui telepon, dan melakukan kontrol setelah 14 hari isolasi mandiri.

OTG wajib melakukan pengukuran suhu sebanyak 2 kali sehari selama isolasi mandiri. Selain itu, OTG juga harus menggunakan masker, rutin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, melakukan physical distancing, menerapkan etika batuk, dan tinggal di kamar atau ruangan yang terpisah dari penghuni rumah lainnya.

Jika OTG mengalami gejala demam lebih dari 38 derajat celsius, maka OTG wajib menginformasikan kondisi ini kepada petugas pemantau.

PDP (Pasien Dalam Pengawasan)

PDP merupakan istilah yang diberikan kepada seseorang yang memiliki gejala virus corona yang telah diketahui secara umum. Dilansir dari situs dppkbpmd.bantulkab.go.id, gejala ini berupa kondisi seperti panas badan dan gangguan pernapasan yang ringan atau pun yang berat, serta pernah mengunjungi daerah yang merupakan daerah penularan virus corona.

Seorang PDP juga bisa memiliki indikasi atau diketahui pernah melakukan kontak secara langsung dengan seseorang yang positif terpapar Covid-19. Untuk itu, seseorang dengan status PDP diharuskan menjaga jarak dengan orang-orang untuk mencegah terjadinya penyebaran virus corona.

PDP, atau pasien dalam pengawasan memiliki kriteria sebagai berikut:
• Seseorang yang terinfeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) atau pneumonia berat di dalam negeri maupun luar negeri, yang dilaporkan adanya kasus corona
• Mengalami demam atau ISPA dan memiliki riwayat kontak dengan kasus kemungkinan corona atau yang sudah terkonfirmasi corona
• Mengalami ISPA berat dan memerlukan perawatan rumah sakit.

ODP (Orang Dalam Pemantauan)

©Pixabay

ODP adalah istilah yang diberikan kepada seseorang yang memiliki gejala panas badan atau memiliki gangguan saluran pernapasan ringan, serta pernah mengunjungi daerah yang merupakan daerah penularan virus corona.

Selain itu, ODP adalah orang sehat yang pernah melakukan kontak dengan seseorang yang terkonfirmasi virus corona. Contohnya dalam hal ini, biasanya, orang yang masuk dalam kelompok atau kategori Orang dalam pemantauan atau ODP adalah orang yang terkadang belum menunjukkan gejala akibat virus corona.

Namun, juga jangan sepelekan kondisi ini, karena faktanya, dalam kasus infeksi virus corona sendiri, terkadang bisa saja seseorang yang terinfeksi tidak mengalami gejala dasar yang sering disebutkan sebelumnya.

Kriteria Orang dalam pemantauan atau ODP adalah sebagai berikut:
• Mengalami demam atau gejala gangguan pernapasan
• Memiliki riwayat dari luar atau dalam negeri yang areanya terkonfirmasi ada kasus virus corona.

Istilah Baru

Namun baru-baru ini, ada istilah-istilah lainnya yang digunakan untuk menggantikan ketiga istilah sebelumnya. Ketiga istilah baru yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan ini adalah kasus suspek, kasus probable, dan kasus konfirmasi.

Selain itu, terdapat istilah baru lainnya, yaitu kontak erat, pelaku perjalanan, discarded, selesai isolasi, dan kematian.

Kasus Suspek

Kasus suspek ditujukan kepada seseorang yang mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), demam di mana suhu tubuh mencapai lebih dari 38 derajat Celsius atau memiliki riwayat demam; dan disertai salah satu gejala atau tanda penyakit pernapasan, seperti batuk, sesak napas, sakit tenggorokan, pilek, serta pneumonia ringan hingga berat.

Kasus Probable

Kasus probable merupakan kasus suspek dengan ISPA berat atau Acute Respiratory Disease System (ARDS), atau seseorang yang meninggal dunia dengan diagnosis yang diyakini sebagai Covid-19. Namun, belum ada hasil pemeriksaan laboratorium rapid test (RT) dan Polymerase Chain Reaction (PCR) swab test.

 

©2020 Merdeka.com/shutterstock

Kasus Konfirmasi

Kasus konfirmasi ditujukan kepada seseorang yang positif terinfeksi virus Covid-19 dengan dibuktikan melalui pemeriksaan laboratorium rapid test dan PCR. 

Kontak Erat

Kontak erat ditujukan kepada seseorang yang pernah melakukan kontak dengan kasus probable atau kasus konfirmasi Covid-19.

Pelaku Perjalanan

Pelaku perjalanan ditujukan kepada seseorang yang melakukan perjalanan dari dalam negeri (domestik) maupun luar negeri dalam kurun waktu 14 hari terakhir.

(mdk/ank)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.